BALI - Sementara rekan-rekannya di Eropa tengah mempersiapkan diri menghadapi Piala Dunia 2026, Dean Huijsen justru kedapatan menikmati liburan di Bali. Foto-foto sang bek Real Madrid berlibur di Pulau Dewata tersebar luas di media sosial, menjadi perbincangan hangat di kalangan pecinta sepak bola tanah air.
Kemunculan Huijsen di Indonesia bukan tanpa latar belakang pahit. Pelatih Timnas Spanyol, Luis de la Fuente, mengambil keputusan yang mengejutkan banyak pihak: tidak memanggil satu pun pemain Real Madrid ke dalam skuad La Furia Roja untuk Piala Dunia 2026. Huijsen, yang musim ini tampil impresif bersama Los Blancos, menjadi salah satu nama paling terdampak dari kebijakan kontroversial tersebut.
Sebelum memutuskan untuk menenangkan diri di Bali, Huijsen sempat melempar sinyal kekecewaan yang cukup gamblang di media sosial. Bek kelahiran 2005 berusia 21 tahun itu mengunggah ulang postingan dari sang ayah, Don Huijsen, yang menampilkan grafis statistik dari platform Sofascore.
Dalam grafis tersebut, nama Huijsen masuk dalam jajaran Tim Terbaik Musim Ini dan bersanding dengan para megabintang Real Madrid lainnya: Vinicius Junior, Jude Bellingham, Kylian Mbappe, hingga Federico Valverde. Sebuah pencapaian luar biasa untuk pemain semuda dirinya, namun ternyata tetap tak cukup untuk meyakinkan De la Fuente.
Alih-alih larut dalam kekecewaan, Huijsen memilih mengalihkan energinya ke destinasi yang tepat. Bali, dengan segala keindahan alam dan kehangatan budayanya, menjadi tempat pemulihan mental sang bek.
Kehadirannya di pulau tersebut sontak disambut antusias oleh warganet Indonesia yang tak menyangka bakal ada bintang Real Madrid hadir di tengah-tengah mereka.
Momen ini sekaligus menegaskan daya tarik Bali sebagai destinasi wisata kelas dunia yang tak pernah gagal menggoda para pesepak bola top Eropa untuk singgah, beristirahat, dan menikmati keindahannya.

Keputusan De la Fuente tidak memanggil penggawa Real Madrid termasuk nama Huijsen tentu bukan tanpa risiko. La Furia Roja ditempatkan di Grup H bersama Arab Saudi, Uruguay, dan Cape Verde, dengan tekanan besar sebagai kandidat juara.
Apakah keputusan berani tersebut akan terbukti genius atau justru menjadi bumerang bagi Spanyol, menarik untuk ditunggu sampai sejauh mana Spanyol bisa melangkah.
(Dian AF)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.