Argentina menang 2-1, lalu melibas Belgia di semifinal dengan dua gol Maradona lagi sebelum mengalahkan Jerman Barat 3-2 di final berkat gol penentu Jorge Burruchaga yang diawali assist Maradona. El Pelusa menutup turnamen dengan lima gol dan lima assist, sekaligus meraih penghargaan Bola Emas sebagai pemain terbaik.

Menariknya, puluhan tahun setelah kejadian tersebut, kontroversi "Tangan Tuhan" masih menjadi bahan perdebatan di kalangan pecinta sepak bola. Bahkan, banyak suporter Inggris yang menganggap gol tersebut sebagai salah satu momen paling menyakitkan dalam sejarah Timnas Inggris di ajang Piala Dunia.
Sampai akhir hayatnya pada November 2020, Maradona tak pernah menyesali gol tersebut. Insiden itu abadi, bukan hanya karena kecurangan atau keindahannya, melainkan karena keduanya terjadi dalam tiga menit yang mengubah sejarah sepak bola dunia.
(Dian AF)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.