Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kisah Haru Como 1907, Pernah Bangkrut Kini Tembus Liga Champions Pertama Kalinya Sepanjang Sejarah Klub

Dian AF , Jurnalis-Selasa, 26 Mei 2026 |10:36 WIB
Kisah Haru Como 1907, Pernah Bangkrut Kini Tembus Liga Champions Pertama Kalinya Sepanjang Sejarah Klub
Kisah Haru Como 1907 (Foto: Dok. Okezone)
A
A
A

KLUB asal tepi Danau Como di Italia Utara ini baru saja menuliskan babak paling bersejarah dalam perjalanan panjang mereka yang penuh lika-liku, ya lolos ke Liga Champions UEFA untuk pertama kalinya sepanjang 118 tahun sejarah klub. 

1.Pernah Bangkrut 

Klub Como yang didirikan pada 1907 ini pernah merasakan titik terendah saat terpuruk di Serie D yaitu divisi keempat kasta sepak bola Italia — sambil dibekap kebangkrutan finansial yang nyaris mengakhiri eksistensi mereka.

Di saat klub-klub lain bersolek di kompetisi bergengsi, Como berjuang sekadar untuk bertahan hidup. 

cesc fabregas

Babak baru dimulai ketika keluarga Hartono, konglomerat asal Indonesia, mengakuisisi Como dan menyuntikkan investasi besar-besaran. Dari reruntuhan Serie D, Como perlahan mendaki. Promosi demi promosi diraih, hingga akhirnya comeback bersaing di Serie A dan dan kini tembus Liga Champions. 

2. Kemenangan Dramatis

Kepastian tiket ke Liga Champions datang lewat skenario penuh ketegangan. Pada pekan terakhir Serie A musim 2025/26, Como yang diasuh mantan gelandang bintang Cesc Fabregas wajib menang sekaligus berharap hasil dari stadion lain. 

Como memenuhi syarat pertama dengan menumbangkan Cremonese 4-1 hasil yang sekaligus mengirim tuan rumah terdegradasi ke Serie B. Gol-gol dicetak oleh Jesus Rodriguez, Tasos Douvikas (2), dan Lucas Da Cunha. 

Takdirpun berpihak, ya AC Milan secara mengejutkan kalah memalukan 1-2 di kandang sendiri melawan Cagliari, membuka jalan Como untuk finis di posisi empat besar klasemen akhir. 

 

Uniknya dalam hal tagihan gaji pemain, Como hanya menempati peringkat ke-11 di antara 20 klub Serie A musim ini, dengan total pengeluaran sekitar 47 juta euro, jauh di bawah AC Milan (100 juta euro) dan Juventus (129 juta euro) yang justru gagal lolos ke Liga Champions.

Como 1907 lolos ke Liga Champions 2026-2027 como_1907

Untuk pertama kali dalam 35 tahun terakhir, dua raksasa Italia itu absen bersama dari kompetisi elite Eropa. Sebuah ironi pahit bagi i Rossoneri dan la Vecchia Signora, sementara Como — klub yang "baru kemarin" bangkit dari lumpur Serie D justru bisa bersanding dengan tim elite Eropa.

3. Efek Fabregas

Di balik kebangkitan ini, ada sentuhan taktis Cesc Fabregas selaku komando dari Como. Mantan kapten Arsenal dan bintang Barcelona itu berhasil membangun tim yang kompak, dan merupakan tim dengan pertahanan terbaik di Serie A musim ini sekaligus lini serang yang sangat produktif. 

(Dian AF)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement