TURNAMEN bergengsi antar-talenta muda Asia Tenggara, Piala AFF U-19 2026, siap bergulir di Sumatra Utara pada 1-13 Juni mendatang. Bertindak sebagai tuan rumah sekaligus juara bertahan, Timnas Indonesia U-19 besutan Nova Arianto dipastikan berada di Grup A.
Langkah awal Garuda Nusantara –julukan Timnas Indonesia U-19– untuk mempertahankan takhta akan diuji oleh kekuatan Timnas Myanmar U-19, Timnas Timor Leste U-19, dan rival tangguh, Timnas Vietnam U-19 di Grup A tersebut.
Guna menyaring tim terbaik menuju fase gugur, hanya tiga juara grup dan satu runner-up terbaik yang berhak menggenggam tiket semifinal. Mengingat sengitnya regulasi, menyapu bersih seluruh laga fase grup dengan kemenangan menjadi harga mati bagi Skuad Garuda Nusantara.
Menghadapi turnamen Piala AFF U-19 2026, tekanan besar tentu berada di pundak Matthew Baker dan kolega. Raihan trofi pada edisi 2013 dan 2024 menjadi bukti sejarah bahwa Timnas Indonesia U-19 selalu tampil digdaya saat bermain di depan publik sendiri.
Pelatih Timnas Indonesia U-19, Nova Arianto menegaskan bahwa status juara bertahan harus dikonversi menjadi bahan bakar motivasi demi menembus target minimal, yaitu partai final.
"Grup yang pastinya sangat kompetitif dan pastinya baik buat kita karena ajang AFF U-19 menjadi bagian proses kami menuju Kualifikasi Asian Cup U-19," jelas Nova Arianto dalam keterangannya, dikutip Senin (25/6/2026).
"Berada di Grup A bersama Vietnam tentu tantangan tersendiri, tetapi kami siap. Status juara bertahan memberikan tekanan, namun itu harus menjadi motivasi ekstra bagi anak-anak,” tambahnya.