Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kisah Mantan Pelatih Southampton Ralph Hasenhuttl, Pernah Terinfeksi Hantavirus yang Rasanya Seperti Ditusuk Pisau

Dian AF , Jurnalis-Senin, 11 Mei 2026 |18:58 WIB
Kisah Mantan Pelatih Southampton Ralph Hasenhuttl, Pernah Terinfeksi Hantavirus yang Rasanya Seperti Ditusuk Pisau
Mantan Pelatih Southampton FC Ralph Hasenhüttl (Foto: Southampton FC)
A
A
A

MANTAN pelatih klub Liga Inggris Southampton Ralph Hasenhüttl ternyata pernah terinfeksi Hantavirus pada tahun 2012. Pengalaman menyakitkan itu membuat Manajer Liga Inggris nyaris meregang nyawa. 

Kisah yang hampir merenggut nyawanya ini kembali menjadi sorotan dunia seiring munculnya dugaan wabah hantavirus di kapal pesiar mewah MV Hondius milik Belanda. Berdasarkan informasi terbaru hingga 11 Mei 2026, hantavirus yang melanda kapal pesiar di Samudra Atlantik telah menyebabkan tiga orang penumpang meninggal dunia dan beberapa warga Inggris harus dirawat intensif.

Southampton vs Manchester City Liga Inggris
Southampton vs Manchester City Liga Inggris

World Health Organization (WHO) menegaskan bahwa wabah ini bukan awal pandemi baru dan risiko terhadap publik secara keseluruhan masih rendah, karena penyebarannya jauh lebih lambat dibanding COVID-19. 

1. Profil Singkat Ralph Hasenhüttl 

Ralph Hasenhüttl adalah pelatih sepak bola asal Austria yang namanya dikenal luas di Liga Inggris. Ia menangani Southampton 2018 hingga 2022. 

Tepatnya pada tanggal 5 Desember 2012 Hasenhüttl resmi diangkat sebagai manajer baru Southampton menggantikan Mark Hughes, menjadikannya orang Austria pertama sebagai manajer Liga Inggris.  

Kariernya terus menanjak setelah menangani klub-klub seperti FC Ingolstadt dan RB Leipzig. Bersama Leipzig, ia berhasil membawa klub tersebut menjadi kekuatan baru Bundesliga dan tampil di kompetisi Eropa. 

2. Awal Mula Terinfeksi

Dalam wawancaranya dengan The Mirror, Hasenhüttl menceritakan pengalaman sulit yang dihadapinya setelah tertular virus tersebut pada tahun 2012. 

Awalnya, pria Austria itu mengira hanya kelelahan biasa yang dirasakannya usai bersepeda gunung. Namun, kesehatannya terus memburuk saat ia sedang menyapu teras rumahnya.

"Saya pergi tidur dan saat itulah sakit kepala saya mulai terasa," jelasnya.

"Rasanya seperti ada jarum di dalam kepala saya. Lalu saya mulai merasakan sakit punggung yang begitu hebat. Rasanya seperti ada pisau di punggung saya."

Pria asal Austria itu dilarikan ke rumah sakit dan harus menjalani perawatan intensif selama dua minggu. Kondisi kian memburuk, detak jantung Hasenhüttl menjadi sangat intens hingga sulit membangunkannya dari tidur. Ia bahkan sempat kehilangan kesadaran dalam waktu yang cukup lama.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement