Menurut laporan dari ESPN, Minggu (3/5/2026), dampak dari "Passportgate" ini bukan sekadar urusan denda administratif. Jika pengadilan di Utrecht mengabulkan gugatan NAC Breda pada keputusan yang akan dirilis Senin 4 Mei 2026 mendatang, Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) harus menghadapi mimpi buruk.
KNVB memperingatkan bahwa terdapat potensi 133 pertandingan yang melibatkan pemain-pemain bermasalah ini harus diulang atau dianulir. Marianne van Leeuwen, Presiden KNVB, menyatakan kekhawatirannya akan terjadinya kerusuhan jika kompetisi harus dirombak di sisa jadwal yang hampir habis.
Meski PSV Eindhoven sudah mengamankan gelar juara Liga Belanda 2025-2026, perubahan poin akibat pembatalan laga akan mengacak-acak zona degradasi dan perebutan tiket kompetisi Eropa.
Di sisi lain, para pemain merasa menjadi korban dari kurangnya edukasi hukum. Tim Geypens, bek sayap FC Emmen yang membela Timnas Indonesia, mengakui kesalahannya karena tidak meneliti aturan lebih dalam.
Sementara pemain senior seperti Tjaronn Chery (Suriname) sempat harus absen bertanding selama lima hari demi mengurus stempel darurat dari dinas imigrasi agar bisa kembali merumput. Saat ini, seluruh pemangku kepentingan sepak bola Belanda sedang menanti dengan cemas keputusan hakim yang bisa mengubah jalannya sejarah kompetisi musim ini.
(Rivan Nasri Rachman)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.