PEMAIN Bhayangkara FC U-20, Fadly Alberto Hengga, disebut dua kali melakukan serangan ke pemain Dewa United U-20 di lanjutan Elite Pro Academy (EPA) U-20. Mengutip dari akun Instagram @smgfootball, Fadly Alberto awalnya menendang pemain Dewa United U-20, Mohamad Ridwan, yang duduk di bangku cadangan.
Setelah itu, pesepakbola 17 tahun ini melancarkan serangan ke bahu pemain Dewa United U-20, Rakha. Kabarnya akibat serangan Fadly Alberto, Rakha mengalami dislokasi bahu.
“Sebelum terjadi tendangan kungfu yang viral, pemain Bhayangkara FC U-20 dengan nomor punggung (24) juga lebih dahulu melakukan terjangan ke pemain Dewa United di bench yaitu nomer punggung (158) Mohamad Ridwan. Setelahnya di video tendangan yang viral kepada nomor punggung (130) Rakha,” tulis akun @smgfootball.
Menurut Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji, Fadly Alberto resmi dicoret dari Timnas Indonesia U-20 yang dipersiapkan tampil di Piala AFF U-19 2026. Sebelumnya, Fadly Alberto masuk ke dalam daftar 28 pemain yang dipanggil pelatih Timnas Indonesia U-20, Nova Arianto.
"Sudah dicoret di Timnas Alberto hengga. Dia pemain kunci Timnas U-20,” kata Sumardji kepada akun @futboll.indonesiaa.
Sumardji yang juga menjabat sebagai COO Bhayangkara FC, mengungkap penyebab Fadly Alberto melakukan aksi tidak terpuji. Sumardji mengatakan Fadly Alberto emosi karena mendapat tindakan rasisme.