PELATIH Timnas Indonesia, John Herdman, telah merilis daftar 41 pemain untuk skuad sementara menghadapi ajang FIFA Series 2026. Namun, pemanggilan ini menyisakan sorotan tajam terkait kondisi fisik para penggawa Skuad Garuda.
Di saat lini belakang tampil solid dengan jam terbang tinggi, seperti Nathan Tjoe-A-On yang mencatatkan 2.512 menit, sektor penyerang justru mengalami krisis menit bermain yang mengkhawatirkan. Mayoritas dari mereka harus berjuang melawan cedera serius yang menghambat performa di level klub.
Data dari FotMob dan Transfermarkt memperlihatkan menit bermain yang minim menjadi tantangan besar bagi John Herdman dalam menentukan skuad final. Minimnya menit bermain pemain depan berbanding terbalik dengan konsistensi pemain bertahan seperti Jay Idzes (2.340 menit) atau Eliano Reijnders (2.285 menit).
Herdman kini harus memutuskan apakah akan tetap mempertahankan nama-nama besar tersebut berdasarkan pengalaman masa lalu, atau lebih mengutamakan pemain yang memiliki ritme kompetisi yang lebih bugar. Fokus utama pemusatan latihan kali ini dipastikan akan tertuju pada pemulihan fisik dan pengembalian insting bertanding, terutama bagi barisan dingin di lini serang.
Penyerang sayap milik klub Belgia, FCV Dender, ini menempati urutan pertama dengan menit bermain paling rendah. Performa Ragnar merosot tajam akibat cedera lutut parah yang dideritanya sejak November tahun lalu.
Akibatnya, ia harus melewatkan sepuluh pertandingan krusial dan belum mampu kembali ke bentuk permainan terbaiknya.
Striker muda berusia 21 tahun milik Persija Jakarta ini juga sedang dalam kondisi yang tidak ideal. Selain masih dalam tahap adaptasi setelah bergabung di paruh musim, Mauro sempat terpaksa absen dalam laga penting melawan Borneo FC pada awal Maret 2026 karena kendala fisik.
Hanya terpaut satu menit dari Mauro, penyerang Bali United ini juga mencatatkan statistik yang minim. Pemain berusia 20 tahun ini tercatat baru tampil selama 292 menit di seluruh kompetisi musim ini, sebuah angka yang menunjukkan bahwa ia lebih banyak menghuni bangku cadangan atau berkutat dengan pemulihan.
Digadang-gadang menjadi tumpuan di lini depan Oxford United, Ole justru dihantam nasib buruk berupa fraktur kaki. Cedera yang didapat sejak pramusim Piala Presiden 2025 ini membuatnya kehilangan banyak waktu di kasta kedua Liga Inggris, termasuk saat timnya bersua Blackburn Rovers di pekan ke-37.
Meskipun menit bermainnya lebih baik dibanding para penyerang di atas, angka 614 menit tergolong kecil bagi pemain berposisi bek tengah. Hanya saja, kehadiran Elkan sangat dinanti mengingat terakhir kali ia membela skuad Garuda pada Piala Asia 2023.
(Rivan Nasri Rachman)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.