"Jika dia (Giggs) adalah orang Prancis, (Robert) Pires atau saya sendiri pasti akan duduk di bangku cadangan," ujar Zidane dalam sebuah wawancara yang dikutip dari Planet Football, Jumat (27/2/2026).
Pernyataan ini menjadi sebuah testimoni besar, mengingat status Zidane saat itu adalah "anak emas" sepak bola Prancis dan salah satu pemain paling berpengaruh di dunia. Pujian ini nyatanya tidak bertepuk sebelah tangan.
Ryan Giggs juga kerap memuji Zidane sebagai pesepak bola paling lengkap yang pernah ada. Meskipun Giggs tidak pernah merasakan atmosfer Piala Dunia karena membela tim nasional Wales, pengakuan dari pemain sekelas Zidane membuktikan bahwa kehebatan Giggs diakui melampaui batas negara dan kompetisi.
Bagi Zidane, Giggs bukan sekadar lawan, melainkan standar keunggulan yang membuatnya merasa harus rendah hati.
(Rivan Nasri Rachman)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.