KISAH kontroversial Jose Mourinho menarik diulas. Pelatih ini ternyata tak suka pemainnya ikut berpuasa Ramadhan.
Hal itu disampaikan Mourinho saat dirinya masih menangani Inter Milan. Kala itu, dia mengomentari salah satu pemainnya yang berpuasa.
Sosok Mourinho sendiri sudah begitu tersohor di dunia sepakbola. Dia jadi salah satu pelatih terbaik dunia karena berhasil membawa tim-tim yang ditanganinya meraih beragam gelar juara bergengsi.
Mourinho pernah menangani FC Porto, Chelsea, Inter Milan, Real Madrid, Chelsea, Manchester United, Tottenham Hotspur, hingga AS Roma. Kini, pelatih asal Portugal itu pun jadi juru taktik Benfica.
Bersama Porto, Mourinho berhasil meraih 6 trofi, termasuk Liga Champions dan Piala UEFA. Lalu, tangan dinginnya juga sukses membawa Chelsea meraih 8 gelar juara, di antaranya ada 3 gelar Liga Inggris.
Begitu juga di Inter Milan, kesuksesannya berlanjut. Dia sukses membawa Inter raih treble winner. Mourinho juga pernah membawa Real Madrid juara Liga Spanyol.

Di tengah kariernya yang mentereng, ternyata ada kisah kontroversial dari Mourinho. Dia ternyata tak suka pemainnya berpuasa di bulan Ramadhan.
Hal itu terungkap kala Mourinho tangani Inter Milan. Saat itu, dia dikabarkan mengomentari Sulley Muntari yang menjalankan ibadah puasa Ramadhan pada Agustus 2009.
Mourinho pun sempat merasa kurang puas dengan penampilan Muntari. Dia berkomentar bahwa Muntari tampil kurang maksimal karena sedang berpuasa.
Aksi Mourinho kala itu jadi sorotan besar karena dirinya bahkan pernah menyarankan untuk mencoret nama Muntari. Hal ini kemudian menuai banyak kontroversi dan kritik dari masyarakat Muslim.
“Seharusnya Sulley tidak berpuasa selama Ramadhan saat ada pertandingan” ujar Mourinho pada 2009 silam, dikutip dari Daily Mail.
(Djanti Virantika)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.