PSM Makassar akhirnya buka suara terkait kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan sang pemain, Ricky Pratama, terhadap sang kekasih. Pihak klub telah memanggil yang bersangkutan dan menegaskan proses hukum sepenuhnya diserahkan kepada pihak kepolisian.
Nama Ricky Pratama menjadi perbincangan hangat dalam beberapa hari terakhir. Bukan karena prestasinya, melainkan karena pemain yang sempat mendapat panggilan ke Timnas Indonesia U-20 dan U-23 itu diduga melakukan penganiayaan terhadap seorang perempuan berinisial AD.
Ricky Pratama telah dilaporkan ke Polda Sulawesi Selatan atas dugaan penganiayaan tersebut. AD melaporkan lantaran dirinya mengalami luka memar akibat dianiaya pemain PSM Makassar tersebut.
Merespons kasus tersebut, pihak manajemen PSM Makassar menyampaikan pihaknya telah memanggil Ricky Pratama untuk memberikan penjelasan. Hal itu diungkapkan Media Officer PSM Makassar, Sulaiman Abdul Karim.
“Merespons informasi yang beredar terkait laporan dugaan penganiayaan oleh sdr. Ricky Pratama, pihak klub telah memanggil pemain untuk memberikan penjelasan terkait permasalahan yang terjadi,” kata Sulaiman.
Pihak klub berjuluk Juku Eja itu tak ingin menyelam terlalu dalam terhadap kasus tersebut. PSM Makassar menegaskan tidak akan mengintervensi proses hukum dan menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut ke pihak kepolisian.