Mourinho pernah menyebut bahwa Xabi Alonso memiliki modal lengkap untuk menjadi pelatih hebat karena pernah menyerap ilmu dari berbagai juru taktik kelas dunia. Kini, ramalan itu terbukti lewat tangan dingin Alonso di Bayer Leverkusen, di mana ia berhasil mengangkat performa tim Jerman tersebut menjadi kekuatan yang diperhitungkan hingga merebut gelar Bundesliga dan DFB-Pokal di musim 2023-2024.
Alonso bahkan dipercaya melatih Real Madrid di musim 2025-2026. Namun, perjalanan Alonso di tim berjuluk Los Blancos itu nyatanya berlangsung singkat karena kedua belah pihak memutuskan berpisah di pertengahan musim.
Dalam dokumenter All or Nothing, Mourinho pernah memperingatkan Dele Alli bahwa talenta besar tanpa kerja keras akan sia-sia. Ia meramal karier Alli akan merosot jika sang pemain tidak segera berbenah.
Sayangnya, ramalan ini terbukti benar setelah Alli kesulitan bersinar di Everton hingga akhirnya sempat terlempar ke Liga Turki. Bahkan di musim 2025-2026 ini Alli tak membela klub usai berpisah dengan Como 1907 di September 2025.
Mourinho sempat menyebut kemenangan Inggris atas Jerman di babak 16 besar Euro 2020 adalah kunci utama. Ia meyakini siapa pun yang menang di laga tersebut akan melaju mulus ke partai puncak.
Prediksinya tepat, The Three Lions berhasil melenggang hingga ke final di Stadion Wembley. Namun, Inggris gagal merebut gelar juara karena kalah adu penalti (2-3) dari Italia di babak final.
(Rivan Nasri Rachman)