JAKARTA – PSSI kini tengah mempertimbangkan secara serius penunjukan Kurniawan Dwi Yulianto untuk melatih Timnas Indonesia U-17 sebagai suksesor Nova Arianto. Skenario ini muncul seiring dengan promosi Nova Arianto yang akan naik tingkat mengemban tugas baru sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia U-20.
Saat ini, sosok yang akrab disapa si Kurus tersebut masih menjabat sebagai asisten pelatih mendampingi Nova di skuad Garuda Asia –julukan Timnas Indonesia U-17. Namun, melihat dinamika kebutuhan tim nasional, peluang Kurniawan untuk segera dipromosikan menjadi pelatih kepala tampaknya tinggal menunggu waktu saja.
Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga, menjelaskan pihak federasi belum bisa membeberkan detail posisi tersebut secara resmi dalam waktu dekat. Menurutnya, segala keputusan strategis mengenai struktur kepelatihan harus melalui mekanisme internal yang matang, yakni pembahasan dalam rapat resmi Exco PSSI.
"Kami tunggu dulu ini ya. Kami selalu tergantung ini lho. Kan kami cukup mendengarkan juga yang (pendapatan) Coach Nova. Ya, kami dengarkan beliau juga, usulannya siapa," ucap Arya di Jakarta, dikutip Selasa (10/2/2026).
"Nanti usulan tersebut juga akan masuk ke (rapat) Exco. Nanti kita tunggu aja dari Exco," tambahnya.
Kendati keputusan akhir berada di tangan rapat Exco, Arya memberikan sinyal positif terkait kapasitas yang dimiliki oleh Kurniawan. PSSI menilai rekam jejak mantan penyerang andalan Timnas Indonesia tersebut sangat mumpuni, terutama setelah sempat mencicipi atmosfer kepelatihan di luar negeri bersama klub Italia.
"Saya lihat kemarin Kurniawan udah masuk situ ya. Dari segi pengalaman saya rasa Kurniawan juga oke ya. Di Como 1907 pernah (asisten pelatih)," sambung Arya.
Saat ini, duet Nova dan Kurniawan masih berfokus mendampingi Timnas Indonesia U-17 dalam agenda uji coba internasional kontra China. Setelah menelan kekalahan telak 0-7 pada pertemuan pertama di Stadion Indomilk Arena, Minggu 8 Februari 2026, mereka harus segera berbenah untuk menghadapi laga kedua.
Pertandingan ulangan melawan China dijadwalkan kembali berlangsung di lokasi yang sama, Stadion Indomilk Arena, pada Rabu 11 Februari 2026. Laga ini akan menjadi ujian penting bagi staf kepelatihan sebelum kemungkinan terjadinya transisi kepemimpinan di kursi pelatih kepala.
(Rivan Nasri Rachman)