“Sementara Irak lebih mengusung gaya futsal Barat. Mereka cepat, sangat terampil, dan selalu berbahaya untuk mencetak gol lewat situasi individual,” sambung pria berusia 44 tahun terseubt.

Souto pun mewaspadai kemampuan individu dari pemain Irak. Ia bakal mempersiapkan Timnas Futsal Indonesia sebaik mungkin demi meraih kemenangan dalam laga tersebut.
“Karena itu, kami harus benar-benar mewaspadai kemampuan individu mereka dan berusaha lebih banyak menguasai bola dibandingkan hari ini (lawan Kirgistan),” papar Souto.
“Pada laga ini kami tidak tampil baik saat menyerang. Di pertandingan berikutnya, kami harus membuat mereka yang menderita,” pungkas mantan pelatih Bintang Timur Surabaya itu.
(Wikanto Arungbudoyo)