BERIKUT dua pemain keturunan Eropa yang berpotensi dinaturalisasi jelang Piala AFF 2026. Salah satunya malah pernah menolak menjalani proses tersebut.
Piala AFF 2026 akan digelar pada 24 Juli hingga 26 Agustus. Ajang ini berputar ketika kesebelasan-kesebelasan di Eropa memasuki masa pramusim.

Alhasil, besar kemungkinan Timnas Indonesia tidak bisa memanggil pemain-pemain diaspora di Eropa. Melakukan naturalisasi pemain yang merumput di Asia dapat menjadi solusi yang cukup jitu.
Lantas, siapa saja dua pemain keturunan Eropa yang berpotensi dinaturalisasi jelang Piala AFF 2026? Simak ulasan berikut ini.
2 Pemain Keturunan Eropa yang Berpotensi Dinaturalisasi Jelang Piala AFF 2026

Pemain satu ini pernah dijadikan target naturalisasi oleh PSSI beberapa tahun silam. Hanya saja, Wehrmann kala itu menolak dengan alasan belum tertarik membela Timnas Indonesia.
Kini, pemain berdarah Belanda tersebut tertarik untuk berkostum Skuad Garuda. Apalagi, Wehrmann tengah bermain di klub Super League 2025-2026 yakni Madura United.
Bahkan, gelandang berusia 26 tahun tersebut kabarnya sudah memulai proses untuk naturalisasi menjadi WNI. Wehrmann tentu bisa jadi tambahan bagus untuk lini tengah Timnas Indonesia.

Pemain satu ini mencuri perhatian beberapa waktu lalu saat merayakan keberhasilan klubnya di Belanda dengan membentangkan bendera Merah-Putih. Ternyata, Alhaft memang memiliki darah keturunan Indonesia!
Saat ini, sayap serang berusia 28 tahun tersebut sedang memperkuat Bangkok United di Liga Thailand. Alhaft tentu bisa saja menjalani proses naturalisasi menjadi WNI.
Masuknya pemain kelahiran Rotterdam tersebut bakal menambah opsi bagi pelatih John Herdman di lini depan. Patut dinanti apakah Alhaft mau mengganti kewarganegaraannya atau tidak.
(Wikanto Arungbudoyo)