Kiper veteran tersebut menangkap bola dengan mudah, sebuah kegagalan yang membuat banyak pihak mempertanyakan keputusan teknis Diaz di saat paling menentukan.
Kegagalan penalti tersebut memberikan momentum tambahan bagi Senegal di babak perpanjangan waktu. Pada menit ke-94, Pape Gueye melepaskan tembakan keras yang merobek gawang Maroko.
Skor 1-0 bertahan hingga peluit panjang berbunyi, memastikan Senegal merengkuh gelar juara Piala Afrika untuk kedua kalinya sekaligus memberikan kado perpisahan termanis bagi Sadio Mane yang dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Turnamen.
(Rivan Nasri Rachman)