"Tinju dan sepak bola menjadi pelampiasannya, dan minatnya pada psikologi olahraga muncul sejak dini karena kehidupan rumah tangganya yang kompleks," tulis Voetbal Nieuws.
Latar belakang yang traumatis ini justru bertransformasi menjadi kekuatan dalam gaya kepelatihannya. Ia kini dikenal sebagai juru taktik yang mampu merangkul tim dengan keberanian tinggi, terutama saat memimpin tim yang tidak diunggulkan.
"Latar belakang ini menjadikannya seorang pelatih dengan empati yang kuat dan kemauan yang teguh. Semangat juangnya terlihat jelas dalam cara dia membimbing timnya: sebagai sebuah tim, dengan keberanian, dan seringkali sebagai tim yang diremehkan," tambah laporan media Belanda itu.
Di sisi lain, publik sepak bola tanah air masih harus menunggu untuk melihat penampakannya secara langsung karena PSSI baru akan memperkenalkannya secara resmi pada 12 Januari 2026 mendatang. Saat ini, Herdman dikabarkan masih menghabiskan waktu liburan bersama keluarganya.
(Rivan Nasri Rachman)