"Sekarang pun semua pelatih kita kontrak 2 tahun. Ya, memang kita perlu yang namanya tadi pembangunan secara menyeluruh. Kalau kita lihat juga sekarang formasi tim nasional U-23 kita dan senior sudah mulai bermain dengan posisi 4 bek dengan konsep ball position dan menyerang," tambahnya.
Jadi, meskipun Timnas Indonesia U-23 gagal merebut tiket Piala Asia U-23 2026, Erick menilai Vanenburg masih dalam situasi yang aman.
"Ya, ini memang kalau diubah terus nanti akhirnya konsep daripada pembangunan formasi ke depan berubah-berubah lagi. Nah, ini yang kita harus jaga, kita harus sabar. Ya, kembali ada risiko tapi saya rasa hasilnya kemarin di AFF cukup baik kita back to back ketemu di final ya. Jadi bukan situasi yang merosot," sambung Erick.
"Hari ini memang saya sudah sampaikan bahwa waktu itu kita bicara memang kan kita fokus kepada Olimpiade 2028. Di mana Piala Asia tahun ini tidak merupakan kualifikasi Olimpiade. Jadi ya memang berbagai pertimbangan nanti kita lihat," tutup Erick.
Dengan pertimbangan-pertimbangan tersebut, keputusan PSSI terkait masa depan Gerald Vanenburg kemungkinan tidak akan diambil secara terburu-buru, melainkan berdasarkan evaluasi menyeluruh terhadap program jangka panjang yang telah dicanangkan.
(Rivan Nasri Rachman)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.