MALANG - Arema FC sudah tak sabar lagi menggunakan Stadion Kanjuruhan untuk homebase laga musim ini. Stadion Kanjuruhan Malang sendiri dari informasi yang dihimpun sudah diasesmen dari PSSI dan kepolisian, untuk kelayakannya.
Arema FC saat ini menantikan momen kembali berkandang di Stadion Kanjuruhan. Pasalnya Stadion yang terletak di Malang, Jawa Timur tersebut sudak kelar direnovasi dan siap untuk dipakai lagi.
Ya, Stadion Kanjuruhan dikabarkan sudah diasesmen dari PSSI dan kepolisian, untuk kelayakannya. Bahkan Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Imam Sugianto beberapa waktu lalu datang sendiri untuk melihat kondisi stadion, pasca dibangun. Kapolda Jatim yang akan dimutasi ini juga teleh melakukan pengecekan menyeluruh, termasuk dari aspek pengamanan stadion.
General Manager Arema, Muhammad Yusrinal Fitriandi membenarkan jika mereka telah melaksanakan pra-asesmen untuk Stadion Kanjuruhan. Pra-asesmen sudah dilakukan pada 30-31 Januari 2025 oleh Polres Malang dan Polda Jawa Timur.
"Pra-asesmen sudah kita lakukan bersama pihak Polres Malang pada tanggal 30-31 Januari (2025). Hasil pra-asesmen sudah diserahkan ke Polda Jatim, kemudian keputusan final ada di Mabes Polri," kata Yusrinal Fitriandi, dikutip Sabtu (7/2/2025).
Yusrinal mengatakan jika asesmen Stadion Kanjuruhan memang jadi atensi Mabes Polri. Pasalnya asesmen harus dilakukan secara teliti, karena lokasi ini adalah lokasi Tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022.
Yusrinal mengungkapkan jika mereka sudah mendapatkan bocoran hasil pra-asesmen. Menurutnya, Stadion Kanjuruhan mendapatkan nilai positif, sehingga layak digunakan sebagai venue Liga 1.
"Alhamdulillah poinnya mencapai 80 sekian. Sekarang kita tinggal menunggu asesmen lagi dari Mabes Polri," kata dia kembali.
Dengan hasil ini disebut Inal sapaan akrabnya, asesmen akan segera keluar hasilnya sebelum Stadion Kanjuruhan, diresmikan. Hal ini supaya pihaknya akan segera menggunakan stadion yang terletak di Jalan Trunojoyo, Dusun Krajan, Desa Kedungpedaringan, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang ini.

Ketika disinggung kapan Stadion Kanjuruhan bisa mereka pakai, pria berkaca mata ini mengatakan belum bisa memberikan kepastian. Pasalnya mereka belum bisa memastikan kapan perwakilan Mabes Polri datang untuk melakukan asesmen.
"Harapan kami asesmen dilakukan bulan ini. Jadi kami bisa menggunakan stadion di akhir Februari untuk laga kandang," pungkasnya.
Sebagai informasi, Stadion Kanjuruhan Malang memasuki tahap akhir proses renovasi yang dilakukan sejak 4 September 2023 lalu, dengan memakan anggaran Rp 357 miliar. Renovasi stadion dilaksanakan pasca peristiwa Tragedi Kanjuruhan, yang menelan 135 jiwa dan sekitar 600 orang terluka, pada Sabtu 1 Oktober 2022 usai laga Arema FC vs Persebaya Surabaya.
Pasca direnovasi, Stadion Kanjuruhan kini menempati luas stadion 3,4 hektar dari 4,8 hektar luas lahan keseluruhan area stadion. Sementara total daya tampung di angka 21.603 penonton.
Terdiri dari 108 kursi untuk tribun VVIP, VIP sebanyak 2.465 kursi, tribun media sebanyak 134 kursi, dan disabilitas sebanyak 16 kursi, untuk tribun barat. Sisanya di tribun timur mampu menampung 4.352 penonton, serta di tribun utara dan selatan yang masing-masing menyediakan 7.264 kursi.
(Rivan Nasri Rachman)