CERITA anak Shin Tae-yong, Shin Jae-won, yang dihantui kehebatan sang ayah menarik untuk diulas. Pasalnya, ini menjadi beban berat untuknya bisa menjadi seorang pesepakbola hebat.
Bukan hal yang langka bagi anak seorang pelatih sepakbola ikut terjun menjadi seorang pemain. Hal ini juga terjadi kepada pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. Anak kandungnya yang bernama Shin Jae-won terjun sebagai seorang pemain sepakbola profesional.

Namun, menjadi anak seorang Shin Tae-yong, rupanya tidak membuat Shin Jae-won menjalani kariernya dengan mudah. Alih-alih mendapat klub dengan mudah dan menjadi pilihan utamanya, rupanya ia justru mendapat beban berat di pundaknya.
Beban Shin Jae-won ini muncul karena dirinya dihantui nama besar ayahnya. Sebagaimana diketahui, Shin Tae-yong semasa aktif sebagai seorang pemain, memiliki karier yang luar biasa. Ia pernah membela klub besar, seperti Seongnam FC dan Brisbane Roar.
Di level tim nasional, Shin Tae-yong juga memiliki kiprah yang sangat baik. Salah satunya adalah saat Korea Selatan membuat kejutan di ajang Piala Dunia 2002.
Pasca pensiun, kiprah Shin Tae-yong sebagai pelatih juga sangat luar biasa. Mengantarkan Seongnam FC juara Liga Champions Asia dan K-League, membawa Korea Selatan mengalahkan Jerman di Piala Dunia, hingga mengantarkan Timnas Indonesia menjadi tim yang luar biasa menjadi beberapa prestasi yang diukir pelatih berusia 53 tahun itu.
Dengan catatan luar biasa sang ayah, Shin Jae-won menjadi sulit untuk dikenal. Dirinya bahkan lebih dikenal sebagai putra Shin Tae-yong dibanding dengan namanya sendiri. Untuk itu, ia bertekad untuk bisa keluar dari bayang-bayang kehebatan sang ayah.
"Saya tahu saya harus bermain bagus untuk membuat orang memanggil saya Shin Jae-won, bukan hanya putra Shin Tae-yong," kata Shin Jae-won pada 2022.