WIDODO C Putro meminta Arema FC untuk bisa meningkatkan akurasi peluang didapatkan dikonversi menjadi gol di laga kontra Persikabo 1973. Hal ini dinilai karena pemainnya masih kurang percaya diri dalam mengkonversi setiap mendapat peluang.
Pasalnya di dua laga terakhir Arema FC Hanay mencatatkan delapan peluang on target ke gawang lawan. Tapi dari delapan peluang itu enam di antaranya berhasil membuahkan gol ke gawang RANS Nusantara FC dan Persija Jakarta.

Pelatih Arema FC Widodo Cahyono Putro pun mengingatkan anak asuhnya agar percaya diri di laga melawan Persikabo, Jumat sore (1/3/2024). Apalagi Arema FC membutuhkan tidak sekedar menang, tapi juga butuh gol banyak supaya selamat dari zona degradasi.
"Kami berharap pemain mengkonversikan menjadi gol. Karena ini yang dibutuhkan kita, bukan hanya kemenangan tapi efek gol. Itu nantinya juga akan diperlukan," kata Widodo C. Putro, saat konferensi pers sebelum pertandingan.
Pelatih asal Cilacap pun tak ambil pusing siapa yang mencetak gol dari pemainnya. Bagi Widodo, siapapun pemain yang punya kesempatan mencetak gol harus bisa bisa melaksanakannya dengan baik, tak peduli itu pemain depan atau belakang.
"Kami menurunkan 11 pemain yang itulah pemain kami harus siap di awal, bukan berarti striker yang harus mencetak gol, tapi bagi kami siapapun yang mendapatkan kesempatan, meskipun itu pemain belakang kesempatan untuk mencetak gol," jelasnya.