5 pelatih Timnas Indonesia asal Belanda akan diulas dalam artikel ini. Posisi kursi kepelatihan Timnas Indonesia belum lama ini sempat dikaitkan dengan pelatih asal Belanda. Hal ini tidak lepas dari kontrak Shin Tae-yong yang akan segera habis.
Namun, kedatangan pelatih asal Belanda itu ke Timnas Indonesia agaknya kecil kemungkinan akan terealisasi. Pasalnya, Shin Tae-yong sukses menuntaskan target pertamanya, yakni meloloskan Timnas Indonesia dari babak fase grup Piala Asia 2023.
Itu artinya, Shin Tae-yong tinggal memenuhi satu syarat lagi. Dia perlu membawa Timnas Indonesia U-23 berprestasi di Piala Asia U-23 20204.
Namun, kendati rumor pelatih asal Belanda kecil kemungkinan dapat terealisasi, Timnas Indonesia sendiri rupanya juga pernah dilatih oleh pelatih-pelatih asal negeri Kincir Angin. Berikut 5 pelatih asal Belanda yang pernah melatih Timnas Indonesia.
5. Wiel Coerver

Wiel Coerver menjadi pelatih asal Belanda pertama yang menangani Timnas Indonesia. Pelatih kelahiran Kerkrade, 3 Desember 1924 itu itu tercacat menangani Timnas Indonesia.
Pada periode pertamanya, Coerver memimpin skuad Garuda di ajang Pra-Olimpiade 1976. Sayangnya, dirinya gagal membawa anak asuhnya melaju ke Olimpiade setelah ditumbangkan Korea Utara di final melalui babak adu penalti.
Setelah sempat berpisah, Coerver kembali menduduki kursi kepelatihan Timnas Indonesia pada 1979. Menjadi pelatih di ajang SEA Games 1979, Wiel Coerver gagal membawa Indonesia meraih gelar setelah ditumbangkan Malaysia.
4. Frans van Balkom
Setelah kepergian Wiel Coerver, PSSI kembali merekrut pelatih asal Belanda bernama Frans Van Balkom. Balkom sebelumnya merupakan pelatih klub peserta Galatama, NIAC Mitra.
Frans Van Balkom dikontrak selama setahun oleh PSSI untuk membawa Timnas Indonesia lolos ke Olimpiade 1980. Sayangnya, dirinya gagal memenuhi target itu setelah hanya mampu membawa skuad Garuda finis di posisi kelima dari enam tim.
Kegagalan itu membuat nama Balkom berada di ujung tanduk. PSSI kemudian secara resmi memutus kontrak sang pelatih pada awal Juni 1980 setelah Balkom dinilai bersikap kasar kepada sekretaris PSSI.
3. Henk Wullems

Sejak kepergian Balkom, PSSI lebih selektif dalam memilih pelatih Timnas Indonesia. Hingga pada 1996, PSSI baru merekrut kembali pelatih asal Belanda. Nama Henk Wullems yang ditunjuk berkat catatan apiknya dengan menjuarai berbagai kompetisi Belanda maupun Indonesia.
Wullems ditunjuk untuk menangani Timnas Indonesia yang akan berlaga di ajang SEA Games 1997. Sayangnya, ia juga gagal membawa medali emas ke Indonesia. Meski begitu, dirinya mampu bertahan di kursi kepelatihan selama dua musim sejak 1996 hingga 1998.
2. Wim Rijsbergen

Memasuki era 2000-an, PSSI lebih banyak mempercayakan kursi kepelatihan pada pelatih lokal. Tidak ada satu pun nama pelatih asal Belanda yang pernah dipercaya. Hingga pada 2011, PSSI menunjuk pelatih PSM Makassar, Wim Rijsbergen.
Rijsbergen diberi target untuk membawa Timnas Indonesia lolos ke putaran final Piala Dunia 2014 di Brasil. Namun alih-alih lolos, skuad asuhan Wim Rijsbergen justru babak belur di laga awal termasuk saat bermain di Gelora Bung Karno.
Akibat hal tersebut, publik menuntut pengunduran diri sang pelatih. Akhirnya, Wim Rijsbergen secara resmi tidak lagi menjabat sebagai pelatih pada 2012.
1. Pieter Huistra

Setelah kepergian Rijsbergen, sederet pelatih menduduki kursi kepelatihan Timnas Indonesia dengan durasi yang super singkat. Dalam kurun waktu 2012 hingga 2015, tercatat ada nama Aji Santoso, Nil Maizar, Luis Manuel Blanco, Rahmad Darmawan, JacksEN F Tiago, Alfred Riedl, Benny Dollo, dan satu pelatih asal Belanda, Pieter Huistra.
Huistra sejatinya hanya didapuk sebagai pelatih sementara saja di Timnas Indonesia. Ia juga hanya memainkan dua pertandingan Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2018 melawan Taiwan dan Irak. Namun setelah itu, Pieter Huistra memilih hengkang setelah PSSI dibekukan oleh FIFA.
Itulah 5 pelatih asal Belanda yang pernah melatih Timnas Indonesia.
(Djanti Virantika)