Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Pelatih Timnas Indonesia Asal Belanda, Nomor 1 Pieter Huistra!

Cahyo Yulianto , Jurnalis-Sabtu, 03 Februari 2024 |22:09 WIB
5 Pelatih Timnas Indonesia Asal Belanda, Nomor 1 Pieter Huistra!
Pieter Huistra pernah melatih Timnas Indonesia. (Foto: PSSI)
A
A
A

5 pelatih Timnas Indonesia asal Belanda akan diulas dalam artikel ini. Posisi kursi kepelatihan Timnas Indonesia belum lama ini sempat dikaitkan dengan pelatih asal Belanda. Hal ini tidak lepas dari kontrak Shin Tae-yong yang akan segera habis.

Namun, kedatangan pelatih asal Belanda itu ke Timnas Indonesia agaknya kecil kemungkinan akan terealisasi. Pasalnya, Shin Tae-yong sukses menuntaskan target pertamanya, yakni meloloskan Timnas Indonesia dari babak fase grup Piala Asia 2023.

Itu artinya, Shin Tae-yong tinggal memenuhi satu syarat lagi. Dia perlu membawa Timnas Indonesia U-23 berprestasi di Piala Asia U-23 20204.

Namun, kendati rumor pelatih asal Belanda kecil kemungkinan dapat terealisasi, Timnas Indonesia sendiri rupanya juga pernah dilatih oleh pelatih-pelatih asal negeri Kincir Angin. Berikut 5 pelatih asal Belanda yang pernah melatih Timnas Indonesia.

5. Wiel Coerver

Wiel Coerver

Wiel Coerver menjadi pelatih asal Belanda pertama yang menangani Timnas Indonesia. Pelatih kelahiran Kerkrade, 3 Desember 1924 itu itu tercacat menangani Timnas Indonesia.

Pada periode pertamanya, Coerver memimpin skuad Garuda di ajang Pra-Olimpiade 1976. Sayangnya, dirinya gagal membawa anak asuhnya melaju ke Olimpiade setelah ditumbangkan Korea Utara di final melalui babak adu penalti.

Setelah sempat berpisah, Coerver kembali menduduki kursi kepelatihan Timnas Indonesia pada 1979. Menjadi pelatih di ajang SEA Games 1979, Wiel Coerver gagal membawa Indonesia meraih gelar setelah ditumbangkan Malaysia.

4. Frans van Balkom

Setelah kepergian Wiel Coerver, PSSI kembali merekrut pelatih asal Belanda bernama Frans Van Balkom. Balkom sebelumnya merupakan pelatih klub peserta Galatama, NIAC Mitra.

Frans Van Balkom dikontrak selama setahun oleh PSSI untuk membawa Timnas Indonesia lolos ke Olimpiade 1980. Sayangnya, dirinya gagal memenuhi target itu setelah hanya mampu membawa skuad Garuda finis di posisi kelima dari enam tim.

Kegagalan itu membuat nama Balkom berada di ujung tanduk. PSSI kemudian secara resmi memutus kontrak sang pelatih pada awal Juni 1980 setelah Balkom dinilai bersikap kasar kepada sekretaris PSSI.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement