Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sikap APPI soal Polemik Penunggakan Gaji Pemain Kalteng Putra: Jangan Sampai Bernasib Tragis!

Andri Bagus Syaeful , Jurnalis-Jum'at, 02 Februari 2024 |14:11 WIB
Sikap APPI soal Polemik Penunggakan Gaji Pemain Kalteng Putra: Jangan Sampai Bernasib Tragis!
APPI ikut ambil sikap soal penunggakan gaji pemain Kalteng Putra. (Foto: Andri Bagus Syaiful/MNC Portal Indonesia)
A
A
A

ASOSIASI Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) ikut angkat bicara soal polemik penunggakan gaji pemain Kalteng Putra. Presiden APPI, Andritany Ardhiyasa, mendukung penuh sebanyak 29 pemain Kalteng Putra untuk mendapatkan haknya itu.

APPI pun akan melindungi para pemain Kalteng Putra agar terhindar dari jeratan hukum dan sanksi komisi disiplin (Komdis) PSSI. Andritany Ardhiyasa berharap para pemain tak bernasib tragis.

APPI soal penunggakan gaji pemain Kalteng Putra. Foto: Andri Bagus Syaiful/MNC Portal Indonesia

Sebagaimana diketahui, skuad Kalteng Putra mengalami penunggakan gaji dengan durasi dua sampai tiga bulan. Hal itu membuat para pemain kompak untuk mogok bermain dan curhat di media sosial.

Kondisi itu membuat Laskar Isen Mulang -julukan Kalteng Putra- melaporkan curhatan pemain dia media sosial ke pihak polisi dengan landasan Undang-Undang ITE. Tidak hanya itu, mereka pun terancam sanksi dari Komdis PSSI imbas mogok bermain.

Andritany mengatakan para pemain memang sudah dimintai keterangan oleh Komdis PSSI terkait mogok bertanding dalam laga Kalteng Putra melawan PSCS Cilacap. Laga playoff degradasi Liga 2 itu digelar pada pada 27 Januari 2024.

Fakta-fakta terkait persoalan tersebut sudah dijabarkan. Para pemain pun dengan berat tidak turun dalam laga tersebut.

"APPI berharap Komdis bisa bertindak tepat dalam menyelesaikan masalah ini sehingga para pemain tidak bernasib tragis menjadi korban deretan malapetaka sepakbola Indonesia," kata Andritany dalam konferensi pers, Jumat (2/2/2024).

"Jangan sampai para pemain yang tidak dibayar gajinya ini yang justru malah dilaporkan ke polisi oleh klubnya, lalu disanksi (Komdis) PSSI. Tragis," tambahnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement