AREMA FC dikalahkan Persik Kediri 0-1, Fernando Valente akui kecewa berat. Pertandingan bertajuk Derby Jawa Timur itu berlangsung sengit di Stadion Kapten I Wayan Dipta pada Senin (27/11/2023) sore WIB.
Singo Edan – julukan Arema – kebobolan karena tandukan Anderson Nascimento Carneiro pada menit ke-74. Dia berhasil memaksimalkan umpan sepak pojok pemain pinjaman dari Persebaya Surabaya, Ze Valente.

Pelatih Arema FC Fernando Valente mengungkapkan, rasa kekecewaannya atas kekalahan ke-10 yang diderita musim ini. Padahal ia dan staf pelatih telah mempersiapkan segala yang terbaik selama dua pekan ketika jeda kompetisi Liga 1.
"Tentu saja kita kecewa dengan hasil pertandingan sore ini, kita bekerja sangat keras selama dua pekan ini, kita melakukan terbaik apa yang kita bisa, untuk mendapatkan tiga poin di pertandingan hari ini. Jadi pertandingan itu hasilnya mengubah apa yang sudah kita harapkan," ucap Fernando Valente, sesuai pertandingan di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.
Menurutnya, di babak pertama sebenarnya timnya menguasai pertandingan. Tetapi banyaknya pelanggaran di babak pertama, membuat kerap kali pertandingan terhenti sehingga mempengaruhi alur serangan dari timnya.
"Di babak pertama pertandingan banyak berhenti di tengah pertandingan, banyak pelanggaran, sehingga bola harus berhenti, selalu sejak awal babak pertama pertandingan lawan mencoba untuk mengulur-ulur waktu pertandingan," ucap pelatih berusia 64 tahun ini.
Fernando juga menyoroti bagaimana timnya kurang berani mengontrol permainan di babak kedua. Padahal seharusnya anak asuhnya bisa bermain lebih agresif dan mengontrol di sepertiga lapangan pertahanan lawan.
"Ke depannya ini yang akan coba kita tingkatkan pemain tidak boleh takut untuk memegang bola, dan juga pemain supaya tidak takut untuk menciptakan peluang atau bahaya buat lawan, melalui situasi service maupun corner," terang dia.