MANTAN Ketua Umum (Ketum) PSSI, Mochamad Iriawan membenarkan Federasi Sepak Bola Indonesia pada masa kepemimpinannya memililki utang yang besar. Utang itu mencapai Rp30 miliar akibat pandemi Covid-19.
Sebagaimana diketahui, aktivitas sepak bola Indonesia memang berhenti sejenak pada Maret 2020 akibat pandemi Covid-19. Setelah itu, geliat sepak bola di Indonesia kembali bergeliat pada Agustus 2021 dengan sistem bubble.

Mochamad Iriawan mengatakan, sangat wajar PSSI di masanya meninggalkan utang. Sebab, saat itu pihaknya memang tidak ada pemasukkan keuangan apapun karena kondisi pandemi
"Saya pikir wajar setiap pengurus ada meninggalkan utang. Karena apa? Kami hidup di zaman Covid-19. Masih mending PSSI masih ada," kata Mochamad Iriawan di Jakarta belum lama ini.
"Kalau tidak salah puluhan, lah ya. Mungkin hampir 30 (miliar) sekian kali," tambahnya.
Iwan Bule, sapaan akrabnya, mengakui saat itu memang kondisi sangat sulit dialami oleh PSSI. Akan tetapi, dia tetap harus menjalankan roda federasi dan aktivitas sepakbola yang mulai bangkit kembali.