Menghadapi sakit yang cukup parah, nasib Pluim diperburuk dengan Becamex yang memutus kontraknya. Becamex tidak ingin dirugikan dengan mengeluarkan banyak biaya untuk membayar pemain yang tidak bisa bermain karena sakit.

Beruntung, Pluim sembuh dalam waktu yang tidak terlalu lama. Namun dirinya harus memutar otak karena dia harus bertahan hidup di negeri orang tanpa pekerjaan dan uang yang mencukupi. Oleh karena itu, Pluim berusaha menjaga kebugarannya dengan menumpang berlatih di klub rival Becamex, FC Da Nang.
Tidak lama berselang, Pluim ditawarkan ke PSM Makassar oleh Robert Postma dari Top Sport Management, yakni agen pemain tempat Pluim bernaung. Setelah lolos trial, Pluim pada awalnya mendapat kontrak satu tahun. Namun, secara berkala Pluim terus berseragam PSM Makassar hingga kini bisa membawa Juku Eja meraih juara Liga 1 sekaligus menjadikan dirinya pemain terbaik di Liga 1.
(Reinaldy Darius)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.