KISAH mengharukan Wiljan Pluim, sempat bersakit-sakit di Liga Vietnam hingga kini berhasil jadi pemain terbaik Liga 1 akan diulas pada artikel ini.
Liga 1 musim 2022-2023 resmi berakhir dengan PSM Makassar yang keluar sebagai juaranya. Juku Eja – julukan PSM Makassar – mengoleksi total 75 poin hasil dari 22 kemenangan, 9 hasil imbang dan hanya menelan 3 kali kekalahan. Torehan ini terpaut cukup jauh dari Persija dan Persib yang berada di bawahnya dengan torehan masing-masing 66 dan 62 poin.

Keberhasilan PSM menjadi juara tidak terlepas dari para pemain mereka yang mampu bermain konsisten sepanjang musim. Dan pemain tengah andalan mereka, Wiljan Pluim adalah salah satu pemain kunci dari keberhasilan PSM Makassar musim ini.
Pluim merupakan motor penggerak permainan PSM saat ini. Sepanjang musim, ia telah mencetak 11 gol dan 10 assist. Itu merupakan torehan yang sangat tinggi untuk seorang pemain tengah. Berkat semua peran Pluim sepanjang musim ini pula yang menjadikannya dinobatkan sebagai pemain terbaik Liga 1 2022-2023.
Ya, Wiljan Pluim bukanlah pemain baru di skuad PSM. Pemain berkebangsaan Belanda ini adalah pemain asing paling loyal sepanjang sejarah Liga 1. Sejak hadir ke PSM Makassar pada 2016 lalu, Pluim sama sekali tidak pernah meninggalkan tim tersebut. Bahkan di saat banyak pemain yang mundur di kala kompetisi dihentikan karena pandemi Covid-19, Pluim menjadi salah satu yang tak bergeming sedikit pun untuk tetap membela Juku Eja.
Namun, sebelum sukses bersama PSM seperti saat ini, Pluim telah melewati perjalanan pahit dalam kariernya. Hal itu terjadi saat dirinya memutuskan akan mencoba peruntungan dengan hijrah dari Willem II Tilburg di Liga Belanda ke Becamex Binh Duong di Liga Vietnam.
Pluim bersedia untuk bermain bersama klub Vietnam lantaran saat itu Becamex menjadi wakil Vietnam di Liga Champions Asia. Sayangnya, tidak lama setelah dirinya mendarat di Vietnam, Pluim harus menjalani perawatan di rumah sakit karena mengalami infeksi usus.