"Saya sangat senang dengan apa yang saya lihat. Dengan Phil (Foden) memiliki bakat untuk melakukan ini, setelah kebobolan saya langsung berpikir untuk membawa Phil tetapi kami mengambil permainan di tangan kami,” sambungnya.

"Dengan kontrol ini. Karena mereka bermain dengan enam pemain di depan. Dua bek sayap sebagai pemain sayap, empat pemain pelari luar biasa. Posisi itu Anda perlu kontrol. Itulah mengapa pemain yang kami miliki, (Ilkay) Gundogan, Riyad (Mahrez), Anda membutuhkan umpan ekstra,” jelas Guardiola.
Lebih lanjut, Guardiola mengatakan kebijakan ini mungkin hanya berlaku pada leg pertama. Pada leg kedua, pelatih asal Spanyol itu berkelakar akan bermain dengan taktik yang lebih gila. Namun, Guardiola akhirnya mengakui kehebatan RB Leipzig.
(Rivan Nasri Rachman)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.