PSSI didirikan di mana? Untuk yang belum tahu, PSSI yang kepanjangannya Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia itu didirikan di Yogyakarta pada 19 April 1930 silam.
PSSI merupakan induk organisasi olahraga sepakbola Indonesia yang dilahirkan di zaman penjajahan Belanda. Dibentuknya PSSI ada kaitannya dengan kegiatan politik dalam menentang penjajahan Negeri Kincir Angin itu.
Pada saat itu, awal mula berdirinya PSSI dipelopori oleh seorang insinyur sipil bernama Soeratin Sosrosoegondo. Soeratin pernah bekerja pada sebuah perusahaan bangunan Belanda "Sizten en Lausada" yang berpusat di Yogyakarta.

Di sana, Soeratin merupakan satu-satunya orang Indonesia yang duduk dalam jajaran petinggi perusahaan konstruksi yang besar itu. Akan tetapi, didorong oleh jiwa nasionalis yang tinggi Soeratin mundur dari perusahaan tersebut.
Setelah itu, Soeratin mengadakan pertemuan demi pertemuan dengan tokoh-tokoh sepakbola di Solo, Yogyakarta dan Bandung. Pertemuan dilakukan dengan kontak pribadi menghindari sergapan Polisi Belanda (PID) yang kemudian diadakan di hotel kecil Binnenhof di Jalan Kramat 17, Jakarta.
Kemudian pada tanggal 19 April 1930, berkumpullah wakil-wakil sepakbola. Dari pertemuan tersebut maka, lahirlah PSSI (Persatoean Sepakraga Seloeroeh Indonesia) dan nama PSSI diubah dalam kongres PSSI di Solo 1950 menjadi Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia yang juga menetapkan Ir. Soeratin sebagai Ketua Umum PSSI.
Sebelumnya, Soeratin mengakhiri tugasnya di PSSI sejak tahun 1942, setelah sempat menjadi ketua kehormatan antara tahun 1940-1941, dan terpilih kembali di tahun 1942. Kemudian, masuknya balatentara Jepang ke Indonesia menyebabkan PSSI pasif dalam berkompetisi.
Pasca Soeratin, PSSI mengalami perkembangan. Kepengurusan PSSI pun telah sampai ke pengurusan di tingkat daerah-daerah di seluruh Indonesia. Hal ini membuat sepakbola semakin menjadi olahraga dari rakyat dan untuk rakyat.

Dalam perkembangannya, PSSI telah menjadi anggota FIFA sejak tanggal 1 November 1952 pada saat congress FIFA di Helsinki. Setelah diterima menjadi anggota FIFA, selanjutnya PSSI diterima pula menjadi anggota AFC (Asian Football Confederation) tahun 1952, bahkan menjadi pelopor pula pembentukan AFF (Asean Football Federation) di zaman kepengurusan Kardono, sehingga Kardono sempat menjadi wakil presiden AFF untuk selanjutnya Ketua Kehormatan.
Lebih dari itu, PSSI tahun 1953 memantapkan posisinya sebagai organisasi yang berbadan hukum dengan mendaftarkan ke Departement Kehakiman dan mendapat pengesahan melalui SKep Menkeh R.I No. J.A.5/11/6, tanggal 2 Februari 1953, tambahan berita Negara R.I tanggal 3 Maret 1953, no 18. Berarti PSSI adalah satu-satunya induk organisasi olahraga yang terdaftar dalam berita Negara sejak 8 tahun setelah Indonesia merdeka.
(Rivan Nasri Rachman)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.