Share

Era Keemasan Real Madrid Disebut Telah Berakhir, Carlo Ancelotti Beri Respons

Andhika Khoirul Huda, MNC Portal · Kamis 19 Januari 2023 08:45 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 19 46 2749076 era-keemasan-real-madrid-disebut-telah-berakhir-carlo-ancelotti-beri-respons-bfUaDhtl88.JPG Carlo Ancelotti respons tuduhan Real Madrid telah melewati masa keemasannya (Foto: REUTERS)

ERA keemasan Real Madrid disebut telah berakhir, Carlo Ancelotti beri respons. Sang pelatih asal Italia mengaku tak setuju bahwa ini adalah akhir dari masa kejayaan tim asuhannya.

Los Blancos – julukan Real Madrid – sedang melalui periode yang kurang memuaskan sejak musim kembali bergulir usai jeda panjang Piala Dunia 2022. Sebab, mereka hanya menang tiga kali dan kalah dua kali dari lima pertandingan terakhir di semua ajang.

Real Madrid vs Barcelona

Kemenangan itu dicatatkan atas Valladolid dengan skor 2-0 di Liga Spanyol 2022-2023, lalu mereka hanya menang tipis 1-0 atas CP Cacereno di Copa Del Rey dan cuma menang adu penalti atas Valencia, yang tengah terseok-seok di liga domestik pada semifinal Piala Super Spanyol. Bahkan, mereka kalah 1-2 dari Villarreal di Liga Spanyol dan kemudian tumbang 1-3 dari sang rival Barcelona di final Piala Super Spanyol.

Performa yang kurang konsisten itu pun menimbulkan tudingan bahwa tim Madrid saat ini, yang merupakan juara bertahan Liga Spanyol dan Liga Champions, yang dipimpin oleh para pemain veteran seperti Luka Modric, Toni Kroos dan Karim Benzema, telah melewati masa terbaik mereka. Akan tetapi, Ancelotti menolak mentah-mentah anggapan tersebut.

Juru taktik asal Italia itu justru menilai ini merupakan awal dari sebuah era baru di klub raksasa Negeri Matador itu. Sebab, sekarang mereka juga memiliki banyak pemain muda yang akan terus membantu Los Blancos meraih kejayaan dalam beberapa tahun ke depan.

"Ini adalah tim muda. Semua orang berbicara tentang Modric, Kroos dan Benzema tetapi kita juga harus berbicara tentang para pemain muda: (Eduardo) Camavinga , Vinicius , Rodrygo , (Federico) Falverde ,(Eder) Militao, (Aurelien) Tchouameni dan yang akan datang,” kata Ancelotti dilansir dari ESPN, Kamis (19/1/2023).

"Saya pikir ini adalah awal dari sebuah era di klub ini. Ini adalah momen transisi, dari era yang fantastis ke era lainnya. Hari dimana Karim, Toni dan Luka berhenti bermain dan mari berharap bertahun-tahun lagi ada orang lain yang akan memimpin tim ini. Ini bukanlah akhir, ini adalah awal,” tambahnya.

Follow Berita Okezone di Google News

Carlo Ancelotti juga menjelaskan penyebab Real Madrid mengalami penurunan performa. Menurut mantan pelatih AC Milan itu, beberapa di antaranya adalah dampak pagelaran Piala Dunia di pertengahan musim yang menyebabkan jadwal dipadatkan hingga cederanya beberapa pemain kunci.

Real Madrid vs Barcelona

"Sulit untuk berada dalam kondisi terbaik kami (pada musim ini). Apa yang tidak dapat diprediksi adalah cedera yang kami alami pada Tchouameni, pada David Alaba dan Tchouameni . Tapi Januari adalah bulan yang sulit, itu bisa diprediksi. Kami harus melewati bulan ini,” jelas entrenador berusia 63 tahun itu.

Oleh karena itu, Ancelotti ingin anak buahnya segera bangkit dari keterpurukan mereka untuk tampil lebih konsisten lagi di paruh kedua musim ini. Perjuangan mereka untuk keluar dari inkonsistensi itu pun akan dimulai dalam laga 16 besar Copa Del Rey kontra Villarreal yang berlangsung pada Jumat (20/1/2023) pukul 03.00 WIB di Estadio De La Ceramica.

Setelah itu, jadwal padat pun telah menanti Karim Benzema dan kolega karena mereka akan tampil di Piala Dunia Antarklub 2022 pada awal Februari mendatang. Untuk itu, mereka harus bisa meraih poin sebanyak mungkin dalam empat pertandingan di Liga Spanyol ke depan untuk menjaga jarak tiga poin dari sang pemuncak klasemen, Barcelona.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini