Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Media Malaysia Berharap Timnas Indonesia Dihukum Main Tanpa Penonton Usai Insiden Pelemparan Bus Thailand

Quadiliba Al-Farabi , Jurnalis-Sabtu, 31 Desember 2022 |16:28 WIB
Media Malaysia Berharap Timnas Indonesia Dihukum Main Tanpa Penonton Usai Insiden Pelemparan Bus Thailand
Bus Timnas Thailand diserang oknum suporter jelang lawan Timnas Indonesia. (Foto: Twitter/TL_Central)
A
A
A

MEDIA Malaysia, Harimau Malaya tampaknya kesal dengan ulah sejumlah suporter Tim Nasional (Timnas) Indonesia yang melakukan penyerangan bus Timnas Thailand saat kedua tim berjumpa di Piala AFF 2022. Menurut media tersebut, Timnas Indonesia sudah seharusnya diberikan hukuman main tanpa penonton selam beberapa tahun ke depan.

“Indonesia harus dilarang bermain di depan pendukungnya sendiri selama beberapa tahun!” tulis judul media itu, Sabtu (31/12/2022).

Seperti diketahui, insiden itu terjadi saat bus yang mengangkut skuad tim Gajah Perang -julukan Timnas Thailand- menuju Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta. Mereka bakal menghadapi Indonesia dalam lanjutan grup A Piala AFF 2022, pada 29 Desember kemarin.

Bus Timnas Thailand diserang jelang lawan Timnas Indonesia

Saat di perjalanan, bus mereka dihadang hingga “diterror” oleh kumpulan suporter. Sampai seketika ada yang melempar sesuatu ke arah bus sehingga membuat kaca bus retak. Untung tak ada korban di peristiwa ini.

Media Malaysia terlihat geram dan menilai suporter Indonesia tidak pernah belajar dari peristiwa-peristiwa sebelumnya. Padahal Indonesia baru saja berduka dengan adanya tragedi Kanjuruhan yang menewaskan lebih dari 135 suporter pada 1 Oktober lalu.

“Sepertinya suporter sepakbola Indonesia masih belum berubah sikapnya ketika terus melakukan aksi kekerasan terhadap tim tamu,” lanjut media tersebut.

“Kejadian ini membuktikan bahwa suporter Indonesia belum bertobat dan belum belajar dari kerusuhan di Stadion Kanjuruhan yang menelan ratusan korban jiwa belakangan ini,” lanjutnya.

Media itu pun berharap ada hukuman dari pihak berwenang terhadap suporter Indonesia. Sebab ini merupakan ancaman bagi suporter negara lain yang akan bertanding di Indonesia.

Bus Timnas Thailand diserang jelang lawan Timnas Indonesia

“Hal tersebut tidak boleh terjadi dan Konfederasi Sepak Bola Asean (AFF) perlu menindak tegas Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), bahkan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) dan Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) juga harus turun tangan karena hal tersebut. ini menyangkut keselamatan suporter dan juga tim,” lanjut media itu.

“Hukuman yang harus dijatuhkan kepada Indonesia saat ini adalah melarang timnya bermain di depan pendukungnya sendiri selama minimal satu tahun atau lebih untuk memberi pelajaran kepada seluruh pendukung Indonesia,” akhir artikel itu.

Terlepas dari insiden tersebut, Timnas Indonesia nyatanya mampu ditahan Thailand 1-1. Kini, Timnas Indonesia akan melakoni laga pamungkas Grup A dengan melawan Filipina.

(Rivan Nasri Rachman)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement