Kemudian soal popularitas Shin Tae-yong yang terus meningkat sejak melatih Indonesia pada 2019 lalu. Tak ketinggalan, prestasi Kim Pan-gon yang bergabung Malaysia di awal 2022 ini.
“Sementara itu, dengan raihan juara kedua Piala AFF kali lalu, akun media sosial pelatih Shin sudah mencapai 1,3 juta pengikut. Jumlah ini lebih banyak dari gabungan Lee Kang-in dan Hwang Hee-chan, dua bintang besar sepak bola Korea. Setiap posting Mr Shin menerima setidaknya 1.000 komentar,” lanjut media tersebut.
“Dengan Mr Kim, tim Malaysia memenangkan hak untuk menghadiri Piala Asia 2023. Ini adalah pencapaian bersejarah, mereka membutuhkan waktu 15 tahun untuk melakukannya. Tapi ingat pada 2007, Malaysia mendapat tiket ke final hanya berkat slot tuan rumah,” imbuh media tersebut.

Tak hanya itu, media tersebut juga menyoroti bagaimana budaya disiplin yang dikenalkan para pelatih ke tim asuhannya. Mulai dari Park Hang-seo yang mengatur pola makan para pemainnya, hingga prinsip Shin Tae-yong yang membuat pemain tidak nyaman di awal masa jabatannya.
“Dengan disiplin, kecerdasan taktis, tiga pelatih Korea membawa ekspektasi. Tujuan dari ketiga tim yang dipimpin oleh pelatih Korea adalah untuk menang. Malaysia bersama dengan Vietnam dan Indonesia dianggap sebagai calon juara. Dan itu adalah kesempatan bagi orang-orang untuk menantikan pertempuran ‘tiga kerajaan’ di Piala AFF tahun ini,” tutup media tersebut.
(Rivan Nasri Rachman)