MASIH didukung FA, Gareth Southgate kabarnya ingin mundur dari Timnas Inggris usai tersingkir dari Piala Dunia 2022. Sang pelatih masih berada di persimpangan meskipun kontraknya bersama The Three Lions – julukan Timnas Inggris – masih berlaku hingga 2024.
Inggris harus meletakkan impiannya menjadi juara Piala Dunia untuk kedua kalinya sepanjang sejarah setelah dikalahkan Prancis dengan skor 1-2. Gol-gol dari Aurelien Tchouameni dan Olivier Giroud hanya mampu dijawab sekali oleh Harry Kane.

Alhasil, nasib Southgate selepas turnamen ini pun dipertanyakan. Meskipun terbilang cukup sukses menangani Inggris sejauh ini. Namun, tetap ada desakan agar Southgate mundur.
Gareth Southgate terikat kontrak hingga 2024, tapi belum memutuskan masa depannya di Inggris. Di sisi lain, Inggris hanya memiliki 12 pekan sebelum perjalanan kualifikasi Piala Eropa 2024, tepatnya pada Maret tahun depan.
Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) membutuhkan keputusan dari Gareth Southgate apakah dia akan tinggal atau pergi setelah enam setengah tahun bertugas. Dikabarkan, Thomas Tuchel dan Mauricio Pochettino tertarik menggantikannya, tetapi kenyataannya tidak ada kandidat yang jelas.
Tidak ada keraguan di sisi FA untuk tetap mempertahankannya. Tapi sebagaimana Southgate katakan sebelum turnamen, ini adalah yang terakhir baginya. Di sisi lain, hasil yang tidak memuaskan membuatnya dilema.
Southgate pun melalui pasang-surut di skuad ini. Pada pertengahan tahun lalu, dia mendapat banyak kritik dari penggemar Inggris. Bahkan dia sempat menyatakan tak akan bertahan bila tidak diinginkan.
Tapi selama di Qatar, para penggemar rela jauh-jauh datang demi melihat tim asuhannya. Sampai ada saatnya para penggemar meneriakkan: "Southgate you're the one (Southgate kaulah orang yang tepat)”.

FA juga dihadapkan pada dilema besar tentang siapa yang akan menggantikan Southgate. Tidak ada kandidat yang jelas-jelas bisa berbahasa Inggris. Graham Potter baru saja menjadi pelatih Chelsea, Eddie Howe tidak akan berhenti dari Newcastle.
Kandidat lain yang mungkin tertarik adalah mantan bos Tottenham Pochettino dan mantan manajer Chelsea Thomas Tuchel. Tapi tak terbayang suatu negara ditangani pelatih kelahiran negara lain yang notabene menjadi pesaing mereka.
(Reinaldy Darius)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.