3. Diperkuat Pemain-Pemain yang Mentas di Liga Top Eropa
(Achraf Hakimi kini perkuat PSG)
Tak hanya lahir di luar negeri, pemain-pemain Maroko juga kemudian berkarier di luar negeri bersama klub-klub top Eropa. Hakim Ziyech kini membela Chelsea, Achraf Hakimi (PSG), Yassine Bounou (Sevilla), Youssef En-Nesyri (Sevilla) dan Noussair Mazraoui (Bayern Munich).
Pengalaman berlatih dan bermain di level elite, membuat pemain-pemain Maroko disegani tim-tim lain. Hal itulah yang membuat Maroko tidak takut saat dihadapkan dengan tim mana pun.
2. Pertahanan Solid
Maroko berstatus tim dengan pertahanan paling solid di Piala Dunia 2022. Dari lima pertandingan, gawang Maroko hanya kemasukan satu gol. Bahkan, satu-satunya gol yang masuk ke gawang Maroko tercipta akibat gol bunuh diri saat menang 2-1 atas Kanada.
Hal itu berarti, belum ada pemain tim lawan yang sanggup membobol gawang Maroko. Kiper Maroko, Yassine Bounou, menjadi sosok protagonis, mengingat sudah meraih dua gelar man of the match di Piala Dunia 2022.