Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Exclusive dari Qatar: Nasi Biriyani Jadi Salah Satu Primadona Kuliner di Piala Dunia 2022

Abdul Haris , Jurnalis-Jum'at, 09 Desember 2022 |18:35 WIB
Exclusive dari Qatar: Nasi Biriyani Jadi Salah Satu Primadona Kuliner di Piala Dunia 2022
Nasi Biriyani menjadi salah satu kuliner yang menarik selama penyelenggaran Piala Dunia 2022 di Qatar. (Foto: Abdul Haris/MPI)
A
A
A

DOHA – Qatar selaku penyelenggara Piala Dunia 2022 menyediakan berbagai hal untuk memanjakan para suporter yang datang langsung ke Doha, termasuk kulinernya. Salah satu kuliner yang paling menarik adalah makanan nasi Biriyani.

Setidaknya, nasi Biriyani menjadi salah satu menu yang paling digemari jurnalis peliput Piala Dunia 2022, khususnya dari Indonesia.

Di Doha, kota penyelenggara ajang sepakbola paling elite ini, banyak restoran yang menyajikan masakan India ini. Salah satunya rumah makan di daerah Al Mansoura. Namanya Al Salhiya, atau yang lebih popular disebut Restoran Taksi. Restoran ini tak jauh dari Stasiun Metro Al Mansoura.

Nasi Biriyani jadi salah satu kuliner yang ramai di Piala Dunia 2022. (Foto: Abdul Haris)

Ada sejarah kenapa rumah makan yang berdiri pada 1965 ini lebih dikenal sebagai Restoran Taksi. Pasalnya, dahulu tempat ini sering dikunjungi para sopir taksi yang ingin beristirahat sambil minum teh karak.

Teh karak adalah teh berbahan susu dan kapulaga yang sangat popular di Timur Tengah. Di Qatar, teh ini menjadi minuman nasional mereka. Bukan hanya melepas dahaga, minuman ini juga bisa menyegarkan badan.

Selain teh karak, Restoran Taksi juga menyediakan berbagai menu. Yang paling popular di sini adalah nasi biriyani. Ini a dalah nasi campur dari Benua Kecil India.

Nasi ini dibuat dari beras basmati dengan rempah-ratus, dan daging atau sayur-sayuran. Soal rasa, tak perlu diragukan. Nikmatnya pol!

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement