Share

Sejarah Kartu Kuning dan Merah di Sepakbola yang Tak Banyak Diketahui Orang

Zseztar Juvendhitama, Okezone · Sabtu 03 Desember 2022 06:51 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 03 51 2719736 sejarah-kartu-kuning-dan-merah-di-sepakbola-yang-tak-banyak-diketahui-orang-YOCNXNXX9G.jpg Berikut sejarah kartu kuning dan merah yang tak banyak diketahui orang (Foto: Shutterstock)

SEJARAH kartu kuning dan merah di sepakbola yang tak banyak diketahui orang akan diulas dalam artikel ini. Dalam pertandingan sepakbola, wasit sebagai sang pengadil lapangan memiliki dua kartu โ€œsaktiโ€ sebagai tanda peringatan kepada pemain.

Kartu yang dimaksud itu adalah kartu kuning dan merah. Kartu kuning sendiri diberikan kepada pemain, yang dianggap melakukan pelanggaran di lapangan.ย 

Kartu Kuning

(Wasit memberikan kartu kuning kepada pemain)

Sementara kartu merah bakal dikeluarkan wasit jika seorang pemain dianggap melakukan pelanggaran yang membahayakan pemain lainnya. Namun, sebenarnya dari mana asal usul kartu kuning dan merah?ย 

Berikut ini sejarah kartu kuning dan merah di sepakbola.

Kartu kuning dan kartu merah di sepakbola diinisiasi oleh seorang guru sekolah dari Inggris yang bernama Kenneth George Aston. Di tengah kesibukannya menjadi guru, Kenneth Aston kerap dipercaya menjadi wasit di sebuah pertandingan.

Pada Piala Dunia 1962 ia dipercaya memimpin laga keras antara Italia vs Chile. Di mana ketika itu, pertandingan tersebut sempat berlangsung kericuhan.

Ketika laga memasuki menit ke-8, Kenneth Aston terpaksa mengeluarkan pemain Italia, Giorgio Ferrini, lantaran menendang pemain Chile. Namun, ia bingung bagaimana mengusir pemain tersebut, sementara ia tak bisa berbicara bahasa Italia. Akhirnya, Kenneth Aston hanya memberi isyarat bahwa Giorgio Ferrini harus meninggalkan lapangan.

Follow Berita Okezone di Google News

Berangkat dari keresahan itu, Kenneth Aston mencari cara untuk membuat tanda kepada pemain. Akhirnya, ia menemukannya dengan membuat kartu kuning dan merah.

Kartu Merah

(Seorang wasit memberikan kartu merah kepada pemain)

Inspirasi Kenneth Aston membuat kartu kuning dan merah ternyata cukup unik. Ia diketahui terinspirasi dari lampu lalu lintas, yang terdiri dari merah, kuning, dan hijau.

Ketika itu ia tengah dalam perjalanan pulang usai pertandinagn Stadion Wembley. Kenneth Aston menepi di dekat lampu lalu lintas di persimpangan Kensington High Street. Kenneth Aston menyadari bahwa warna lampu dapat dipakai dalam laga sepakbola.

Saat itu, Kenneth Aston hanya tertuju ke warna merah dan kuning. Kedua warna itu bisa diterapkan ke pertandingan sepakbola.

Ia mengibaratkan lampu kuning sebagai bentuk peringatan, layaknya lampu kuning yang memberi tanda untuk berhati-hati ketika tengah berada di persimpangan. Sementara lampu merah diartikan untuk memberhentikan pemain dari lapangan, seperti lampu merah, yang mengharuskan pengguna jalan berhenti.

Dari situ ia pun memiliki inisiatif untuk menerapkannya ke pertandingan sepakbola. Namun demikian, penerapan kartu kuning dan merah baru dicoba secara resmi di Piala Dunia 1970 Meksiko hingga digunakan sampai sekarang ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini