3. Kalah Fisik

Dalam wawancara seusai pertandingan, pemain keturunan Zico Soree mengakui bahwa fisik menjadi faktor penting dalam laga ini. Slovakia baru bisa mencetak gol pada menit ke-80 dan 83 ketika fisik para pemain Indonesia melemah.
“Menurutku ini game yang sulit, bagus kita bisa unggul lebih dulu 1-0. Menurutku dalam banyak kesempatan kita bermain baik, tapi juga secara fisik kita kesulitan. Menurutku kita bisa lebih baik lagi,” ucap Zico setelah laga.
2. Terlalu Ceroboh

Dalam evaluasinya setelah laga, Shin Tae-yong mengomentari aksi para pemainnya yang terlalu mudah melakukan tekel. Hal ini menyebabkan Timnas Indonesia U-20 berisiko diganjar pelanggaran atau bahkan penalti, sebagaimana yang terjadi dalam gol penyeimbang skor untuk Slovakia.
"Masalah penalti, memang harus bisa bertahan dengan cara menunggu dan lebih stabil walaupun pemain tersebut melakukan kesalahan," kata Shin Tae-yong, dikutip dari rilis PSSI, Minggu (20/11/2022).
"Jadi, memang biasanya para pemain saat ini mereka [gampang melakukan] sliding-sliding aja dan akhirnya dikasih penalti, karna mereka merasa salah dan mau menggantikan itu, jadi harusnya tetap kontrol pemainnya dan tidak terburu-buru ke depannya," tutupnya.