Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kilas Balik Piala Dunia 2006: Insiden Tandukan Zinedine Zidane kepada Marco Materazzi Warnai Kemenangan Italia

Rivan Nasri Rachman , Jurnalis-Minggu, 06 November 2022 |12:05 WIB
Kilas Balik Piala Dunia 2006: Insiden Tandukan Zinedine Zidane kepada Marco Materazzi Warnai Kemenangan Italia
Kilas Balik Piala Dunia 2006. (Foto: FIFA)
A
A
A

KILAS balik Piala Dunia 2006 akan dibahas Okezone di artikel ini. Piala Dunia 2006 merupakan edisi ke-18 dari pesta sepakbola tersebut, yang mana digelar di Jerman pada 9 Juni sampai 9 Juli 2006.

Jerman memenangkan hak untuk menggelar Piala Dunia sejak Juli 2000. Itu adalah untuk kedua kalinya Jerman menggelar Piala Dunia, dan yang pertama sebagai negara kesatuan Jerman. Sebab pada 1974, hanya Jerman Barat yang menjadi tuan rumah Piala Dunia.

Pada Piala Dunia edisi ke-18 itu, Tim Nasional (Timnas) Italia keluar sebagai juara usai mengalahkan Prancis melalui babak adu penalti dengan skor 5-3. Laga berlanjut ke drama adu penalti lantaran kedua tim sama kuat 1-1 di waktu normal.

Final Piala Dunia 2006 antara Italia vs Prancis itu pun akan menjadi salah satu laga yang bersejarah di turnamen empat tahunan tersebut. Sebab ada momen menarik ketika final berlangsung, di mana pemain andalan Timnas Prancis kala itu, Zinedine Zidane menanduk penggawa Italia, Marco Materazzi.

Insiden Zidane tanduk Materazzi di final Piala Dunia 2006

Akibat insiden itu, Zidane pun dikenai kartu merah pada menit 110. Tanpa Zidane, Italia pun memenangkan gelar keempat mereka di ajang Piala Dunia.

Hal itu membuat Italia sukses menjadi tim kedua yang mampu merebut empat trofi Piala Dunia. Timnas pertama yang mengoleksi empat trofi adalah Brasil dan kini Tim Samba tersebut tercatat telah mengoleksi lima gelar Piala Dunia.

Jalannya Piala Dunia 2006

Piala Dunia 2006 diikuti 32 tim. Italia lolos dari fase grup usai menjadi juara Grup E yang berisikan Ghana, Republik Ceko, dan Amerika Serikat. Lalu di 16 besar, Italia bertemu lawan yang relatif mudah, yakni Australia.

Akan tetapi, tak disangka Australia mampu memberikan perlawanan sehingga Italia hanya mampu menang 1-0 saja. Lanjut ke perempatfinal, Italia kembali menghadapi tim yang tak terlalu kuat, yakni Ukraina.

Tak heran Italia lolos dengan mudah ke semifinal usai menang 3-0 atas Ukraina. Bergeser ke semifinal, Italia akhirnya berjumpa lawan berat, yakni tim tuan rumah, Jerman.

Saking beratnya, skor 0-0 bertahan hingga 90 menit berlalu. Babak tambahan dimainkan, dua gol pun tercipta di babak tambahan berkat gol Fabio Grosso dan Alessandro Del Piero.

Lalu, tibalah Italia berjumpa Prancis yang awalnya bisa dikatakan tidak diunggulkan. Prancis saja lolos dari fase grup dengan status runner-up.

Pada final Piala Dunia 2006, Prancis mencuri gol lebih dulu di menit ketujuh lewat Zidane. Namun, Materazzi membalas dengan gol pada menit 19. Skor 1-1 bertahan hingga laga usai.

Piala Dunia 2006

Perpanjangan babak dimainkan, insiden Zidane vs Materazzi terjadi di menit 110. Kehilangan Zidane membuat Prancis kekurangan pemain hebat dalam hal mengeksekusi penalti.

Satu penggwa Prancis yang gagal mencetak gol adalah David Trezeguez.

Top Skor

Miroslav Klose menjadi top skor Piala Dunia 2006 dengan koleksi lima golnya. Dua gol tercipta di fase grup, lalu dua di 16 besar saat Jerman menang 2-0 atas Swedia, dan satu lagi saat imbang 1-1 kontra Argentina di perempatfinal.

Sayangnya, pada babak semifinal Klose tak bisa berbuat banyak. Alhasil, Jerman gagal lolos ke final usai kalah 0-2 dari Italia.

Data dan Fakta Piala Dunia 2006:

Tuan Rumah: Jerman

Jumlah Peserta: 32 Tim dari 6 Konfederasi

Venue: 12 Stadion di 12 Kota

Jumlah Laga yang Dimainkan: 64 Laga

Jumlah Gol yang Tercipta: 147 Gol

Jumlah Penonton: 3,359,439 (rata-rata 52,491 per laga)

Top Skor: Miroslav Klose

(Rivan Nasri Rachman)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement