PENYELENGGARAAN Piala Dunia 2022 terus mendapat kritik dari sejumlah pihak. Terbaru, Kepala Keadilan Ekonomi dan Sosial Amnesti Internasional, Steve Cockburn mengecam keras sikap Presiden FIFA, Gianni Infantino dalam menerima kritikan jelang Piala Dunia 2022.
Ia ingin Federasi Sepakbola Internasional (FIFA) serius menangani dugaan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) selama persiapan ajang empat tahunan tersebut. Sebagaimana diketahui, ribuan hak tenaga kerja migran diduga terabaikan selama masa pembangunan infrastruktur Piala Dunia 2022.

Bahkan dilaporkan, banyak pekerja konstruksi yang meregang nyawa karena tuntutan jam kerja non stop di bawah cuaca panas Qatar. Selain itu, ditunjuknya Qatar sebagai tuan rumah memang ditentang banyak pihak sedari awal.
Jadwal turnamen yang berdekatan dengan liga domestik dinilai membuat para pemain kelelahan. Maka dari itu, gelombang kritik besar-besaran tertuju pada gelaran Piala Dunia 2022.
Namun kemudian, Gianni Infantino melontarkan pernyataan yang cukup mengejutkan. Ia meminta publik untuk hanya berfokus pada sepakbola alih-alih membicarakan hal lain.
“Jika Gianni Infantino ingin dunia 'fokus pada sepakbola', ada solusi sederhana, FIFA bisa mulai menangani masalah HAM yang serius dari pada menyembunyikannya di bawah karpet,” kata Steve Cockburn dilansir Mirror, Sabtu (5/11/2022).