SEBANYAK 5 ucapan khas dan ikonik komentator sepak bola menarik untuk dibahas dalam artikel ini. Komentator kerap kali memberi warna tersendiri dalam siaran pertandingan olahraga, terutama sepak bola.
Di cabang olahraga satu ini peran komentator sangat penting. Sebab, mereka mampu menghidupkan tayangan dengan mengulas jalannya pertandingan.

Tak sedikit dari komentator yang ada memiliki ucapan khas dan ikonik saat mengulas pertandingan. Bahkan, tak jarang komentator tersebut menjadi ikon dari tayangan pertandingan bola yang ada.
Lantas, apa saja ucapan khas dan ikonik komentator sepak bola? Untuk mengetahuinya, simak ulasan Okezone berikut ini.
Berikut 5 Ucapan Khas dan Ikonik Komentator Sepak Bola
5. John Motson

Komentator yang mengawali karier pada 1971 ini menjadi komentator yang telah mengulas lebih dari 2000 pertandingan. John Motson saat membawa siaran terkait kualifikasi Piala Dunia di Munich mampu menghidupkan pendukung Inggris senang mendengar diksi atau pernyataan yang dilontarkannya.
Kala itu, Inggris bersua dengan Jerman dan berhasil mengalahkannya dengan skor 4-1. Tak lupa, pria berusia 77 tahun itu melontarkan komentar yang khas.
"Emile Heskey. Mungkinkah dia mencetak lima gol?" komentarnya seolah-olah jadi pelatih.
4. David Coleman

Komentator legendaris yang telah berkarier selama 46 tahun ini diketahui pernah menjadi komentator final Piala Dunia pada 1974 dan 1978. Tak hanya itu, ia juga menjadi komentator di sederet duel bergengsi lainnya seperti final Piala Eropa 1973 dan 1975, serta final Piala FA dari 1972 hingga 1976.
Coleman menjadi pelopor sejati komentator kesohor dengan teriakan khasnya "Satu Nol!". Ucapan itu kerap mewarnai saat gol pembuka terjadi. Ia pun mampu "menghadirkan" pertandingan di rumah para pemirsa BBC di seluruh dunia saat itu.
3. Jonathan Pearce

Sebagai komentator kawakan BBC dan BT Sport, Jonathan Pearce dikenal sebagai komentator dengan ucapan khas yang ikonik. Pria yang kini berusia 62 tahun itu pernah membuat penonton dan pemain Belanda membencinya.
Bagaimana tidak, di gelaran Piala Eropa 1996 di Inggris, tuan rumah pernah membabat habis Belanda dengan skor 4-1 di laga terakhir Grup A lewat Teddy Sheringham serta Alan Shearer. Pearce pernah berucap jika Die Oranje belum siap dan menampilkan pemain-pemain tua.
2. Barry Davies

Komentator legendaris Inggris satu ini juga memiliki ucapan khas dan ikonik. Karier panjangnya sebagai komentator bola di BBC ini saat menjadi perempat final Piala Dunia 1986 ikut tegang.
Kala itu, Inggris harus kalah telak melawan Argentina dengan skor 1-2. Diego Maradona sebagai motor penggerak berhasil mencetak gol kontroversialnya sepanjang masa "Hand of God" atau Gol Tangan Tuhan. Hal itu menyebabkan pendukung Inggris mengamuk namun bukan menolak kalah, tapi gol curang Maradona tersebut.
1. Kenneth Wolstenholme

Kenneth Wolstenholme adalah komentator legendaris asal Inggris. Komentator yang kerap muncul di televisi BBC pada 1950-an dan 1960-an ini pernah menjadi komentator di final Piala Dunia 1966 yang mempertemukan Inggris dan Jerman Barat.
Kala itu, Inggris mampu mengalahkan Jerman Barat dengan skor 4-2. Wolstenholme pun tak kalah semangat dalam mengulas pertandingan terlebih ia berada tepat di belakang para penggawa Tiga Singa.
Saat membawakan siaran, ia kerap spontan berteriak histeris ketika Geoff Hurst, bintang kemenangan Inggris melakukan hattrick, kala itu. Tak ayal, komentarnya membuat penonton senang sekaligus tegang.
Itulah ucapan khas dan ikonik komentator sepak bola dunia yang tak banyak orang tahu. Semoga bermanfaat!
(Reinaldy Darius)