"Kami kalah dua pertandingan di rumah dan itu tidak sesuai rencana. Kami kehilangan poin penting di dua laga itu,” sambungnya.
“Namun, yang berbeda adalah kami juga bisa menang di beberapa laga tandang dan beberapa laga yang tidak mudah. Saat dua pertandingan terakhir, kami sebenarnya bisa menjadi nomor satu di liga, tetapi kami kalah dan turun,” jelas Teco.

Walau demikian, Teco mengatakan peluang menapaki puncak klasemen sejatinya masih terbuka lebar. Akan tetapi, juru taktik berusia 48 tahun itu belum mau berbicara mengenai peluang juara anak asuhnya.
“Saya pikir jarak poin masih sangat dekat dengan tim di posisi atas dan liga masih panjang dengan masih banyak pertandingan. Belum bisa berbicara soal juara," tukas Teco.
(Djanti Virantika)