Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tak Mau Tragedi Kanjuruhan Terulang, Pelatih Persikabo 1973 Tegaskan Hal Penting Ini

Rio Eristiawan , Jurnalis-Minggu, 23 Oktober 2022 |16:27 WIB
Tak Mau Tragedi Kanjuruhan Terulang, Pelatih Persikabo 1973 Tegaskan Hal Penting Ini
Djajang Nurjaman (paling kanan) pelatih Persikabo 1973 (Foto: Laman resmi Persikabo 1973)
A
A
A

TIDAK mau tragedi Kanjuruhan terulang, pelatih Persikabo 1973, Djajang Nurjaman menegaskan harus ada pembenahan di Liga 1 2022-2023. Pasalnya kompetisi di Indonesia tercoreng akibat terjadinya insiden di Stadion kanjuruhan, Malang.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, sebanyak 134 korban jiwa meninggal saat menyaksikan laga Arema FC vs Persebaya Surabaya di Liga 1 2022-2023, pada Sabtu 1 Oktober 2022. Banyaknya korban berjatuhan akibat Aremania -nama supporter Arema FC- mencoba menyelamatkan diri dari gas air mata yang ditembakan oleh pihak keamanan.

Djajang Nurjaman 

Akibat insiden tersebut membuat kompetisi di Indonesia dari Liga 1 hingga Liga 3 harus dihentikan sementara. Hal tersebut dilakukan untuk melakukan evaluasi agar kompetisi bisa lebih baik lagi dan tragedi di Kanjuruhan tidak terulang lagi.

Sementara Djajang Nurjaman, berharap kompetisi di Indonesia bisa lebih baik dibandingkan sebelumnya. Ia pun ingin kompetisi bisa kembali berjalan dengan pembenahan, terlebih pemerintah pusat, FIFA dan AFC sudah menyatakan akan melakukan perbaikan kompetisi agar berjalan dengan aman.

"Semua pelaku sepak bola nasional tentu berharap adanya perubahan yang lebih baik lagi dari sebelumnya,” ucapnya dalam keterangan yang diperoleh MNC Portal Indonesia (MPI).


“Untuk itu, kita berharap kompetisi bisa berjalan seiring dengan perbaikan yang saat ini sedang dilakukan," timpalnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement