Share

Viral! Pengamat Sepakbola Tanah Air Bung Towel Minta Pejabat PSSI Mundur sebagai Tanggung Jawab Moral Tragedi Kanjuruhan

Hakiki Tertiari , Okezone · Jum'at 07 Oktober 2022 23:37 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 07 49 2682979 viral-pengamat-sepakbola-tanah-air-bung-towel-minta-pejabat-pssi-mundur-sebagai-tanggung-jawab-moral-tragedi-kanjuruhan-q4Aa3HYcLU.jpg Bung Towel minta pejabat PSSI mundur sebagai bentuk tanggung jawab moral (Foto: Instagram/@bungtowel8)

PENGAMAT sepakbola Tanah Air Tommy Welly atau yang akrab disapa Bung Towel meminta pejabat Federasi Sepakbola Indonesia (PSSI) mundur sebagai tanggung jawab moral terkait tragedi Kanjuruhan. Hal itu disampaikan Bung Towel, saat dirinya menjadi narasumber di acara salah satu TV swasta.

Dalam debat tersebut turut juga dihadirkan Ketua Tim Investigasi PSSI Ahmad Riyadh. Bung Towel menyatakan dalam insiden itu ratusan orang dinyatakan meninggal dunia, maka sudah seharusnya PSSI mempunyai tanggung jawab moral atas peristiwa di Kanjuruhan.

Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan 

Bung Towel menjelaskan begitu memasuki ranah sepak bola, yang mempunyai aturan main adalah FIFA. Itu berarti FIFA secara structural mencakup anggotanya, yakni PSSI.

"Dilarang menggunakan gas air mata gitu kan. Berarti ada kewajiban PSSI untuk men- deliver ke aparat keamanan yang menjadi bagian dari panpel," kata Bung Towel.

Ia menekankan PSSI harus hadir dalam kasus ini. Dengan harapan bisa menunjukkan sebuah tanggung jawab.

"Kehadiran bukan (hanya) fisik, tapi statement dan keputusan yang kandungannya tanggung jawab. Siapa otoritas penanggung jawab sepakbola nasional? Ini ada di statuta PSSI," ujarnya.

BACA JUGA:Soal Tragedi di Stadion Kanjuruhan, Presiden Jokowi Konfirmasi PSSI Aman dari Sanksi FIFA! 

Mendengar pernyataan itu, Ahmad Riyadh pun berang. Ia meminta contoh kepada Bung Towel seperti apa bentuk tanggung jawab yang bisa menyelesaikan persoalan tersebut.

"Kasih contoh bentuk tanggung jawab yang menyelesaikan masalah?" tanya Ahmad.

"Ini korban banyak, menurut saya (pejabat PSSI) harus mundur," jawab Bung Towel.

Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan

Akan tetapi, Ahmad Riyadh menilai mundur atau tidaknya itu hak seseorang. Sikap mundur bisa disebut sebagai bentuk tidak bertanggung jawab.

"Itu hak seseorang. Mundur bisa ditafsirkan meninggalkan tanggung jawab. Enak aja mundur. Justru tafsirannya macam-macam," kata Ahmad.

"Itu bagian dari tanggung jawab moral," timpal Bung Towel dengan tegas.

Seperti diketahui sebelumnya, tragedi Kanjuruhan terjadi pada Sabtu 1 Oktober 2022 malam WIB pasca laga Arema FC vs Persebaya Surabaya. Ketika itu Aremania menyerbu ke lapangan hingga polisi menembakkan gas air mata. Alhasil, ratusan korban meregang nyawa dalam tragedi itu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini