Share

Tak Ada Wakil PSSI di 6 Tersangka Tragedi Kanjuruhan, Mahfud MD Beberkan Alasannya

Cikal Bintang, MNC Portal · Kamis 06 Oktober 2022 21:21 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 06 49 2682214 tak-ada-wakil-pssi-di-6-tersangka-tragedi-kanjuruhan-mahfud-md-beberkan-alasannya-N1V0zM3TKD.jpg Menko Polhukam, Mahfud MD. (Foto: Okezone)

JAKARTA – Kapolri Listyo Sigit Prabowo telah menetapkan enam tersangka dalam tragedi Kanjuruhan. Namun, tak ada satu pun dari enam tersangka itu yang berasal dari PSSI.

Ternyata hal itu dikarenakan PSSI terikat aturan FIFA. Karenanya Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan HAM, Mahfud MD, mengatakan PSSI tak bisa disentuh, namun ia pun menegaskan Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) akan bekerja semaksimal mungkin mengungkap Tragedi Kanjuruhan.

Seperti diketahui, sepakbola Indonesia tengah berduka setelah insiden yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang pada Sabtu 1 Oktober 2022. Kala itu, terjadi kerusuhan pascalaga Arema FC vs Persebaya Surabaya, yang berakhir 2-3.

Jokowi minta Liga 1 Dihentikan

Para pendukung menyerbu lapangan, dibalas dengan pentungan dan gas air mata dari aparat keamanan. Aremania -suporter Arema FC- pun berhamburan menyelamatkan diri keluar stadion.

Malangnya, suporter yang panik akhirnya berdesak-desakkan dan terinjak-injak dalam insiden tersebut. Akibat insiden ini, pemerintah mengonfirmasi 125 orang meninggal dunia. Tragedi ini pun menjadi sorotan dunia.

Akibat insiden berdarah ini, Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Listyo Sigit Prabowo menetapkan enam tersangka. Enam tersangka tersebut adalah: Saudara Ir AHL (Direktur Utama PT LIB), Saudara AH (Ketua panpel pelaksana pertandingan), Saudara SS (security officer), Wahyu SS (Kabag Ops Polres Malang), Saudara H (Brimob Polda Jatim) melakukan perintah penembakan, Saudara BSA (Kasat Samapta Polres Malang).

Pendiri Pandit Football, Andreas Marbun, berbicara dalam acara Mata Najwa, Kamis (6/10/2022). Andreas mempertanyakan ihwal tidak adanya ‘orang’ PSSI dalam enam tersangka yang ditetapkan oleh Polri.

Menjawab hal tersebut, Mahfud MD mengatakan PSSI sulit untuk ‘disentuh’ dikarenakan terikat dengan aturan FIFA. Namun demikian, Mahfud mengatakan TGIPF akan bekerja semaksimal mungkin mengungkap Tragedi Kanjuruhan.

“Kita akan investigasi dan akan kita tanya. PSSI selalu melakukan kesalahan ini sejak dulu. Kejadian seperti ini sudah sering terjadi, dibentuk tim investifgasi, tapi tindak lanjutnya tidak ada. Makanya Presiden (Joko Widodo) sekarang minta investigasi independen,” kata Mahfud MD dikutip dari tayangan langsung Mata Najwa, Kamis (6/10/2022).

Ketum PSSI, Mochamad Iriawan

“Karena PSSI terikat dengan FIFA, kita (pemerintah) mau melakukan tindakan kadang terhalang. Kita tim investigasi menemukan fakta, untuk tindakan diatur oleh FIFA. FIFA kedudukannya lebih tinggi dari aturan pemerintah,” sambungnya.

“Oleh sebab itu, saya akan memimpin ungkap fakta ini secara detail. Kita tahulah PSSI ini seperti pasar jual beli. Kalau mau ditindak selalu terhalang aturan FIFA,” imbuh Mahfud.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini