Share

Didesak Mundur sebagai Ketum PSSI, Mochamad Iriawan Cari-Cari Kekurangan Stadion Kanjuruhan

Avirista Midaada, Okezone · Kamis 06 Oktober 2022 12:50 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 06 49 2681790 didesak-mundur-sebagai-ketum-pssi-mochamad-iriawan-cari-cari-kekurangan-stadion-kanjuruhan-zlUmAconKr.jpg Mochamad Iriawan mengelak dari desakan mundur sebagai Ketua Umum PSSI (Foto: Antara)

DIDESAK mundur sebagai Ketum PSSI, Mochamad Iriawan cari-cari kekurangan Stadion Kanjuruhan. Desakan mundur untuk Mochamad Iriawan alias Iwan Bule makin kuat, namun dia malah menyalahkan kekurangan Stadion Kanjuruhan atas tragedi yang memakan setidaknya 125 korban jiwa.

Mochamad Iriawan berusaha mengelak dari tuntutan masyarakat yang deras menghujaninya dengan tagar out di media sosial. Namun, sang Ketua Umum PSSI berdalih dengan menyampaikan kekurangan-kekurangan yang ada di Stadion Kanjuruhan.

Iwan Bule

"Banyak kekurangannya, single seat yang belum ada, kemudian tribun berdiri itu nantinya nggak boleh," kata Iwan Bule, sapaan akrabnya sesuai meninjau kembali Stadion Kanjuruhan Malang, pada Kamis siang (6/10/2022).

Iwan Bule mengatakan bahwa dia siap berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan pemerintah pusat tentang audit kelayakan stadion. Ini sejalan dengan instruksi Presiden Joko Widodo sebelumnya.

"Tentu ahlinya kalau saya hanya melihat ternyata ada tribun berdiri, aturan itu bukan aturan lazim. Lazimnya nggak ada di tempat lain, anggaran mungkin kurang makanya nanti di audit oleh PUPR. Itu tanyakan ke PUPR," kata dia.

Ia mengakui mayoritas stadion di Indonesia yang dimiliki pemerintah daerah (Pemda) menjadi kendala. Apalagi masing-masing Pemda disebut Iwan memiliki anggaran terbatas dalam pemeliharaan stadion.

"Tentunya masih belum kan di Indonesia tidak seperti di luar, di luar itu Stadion punya klub, Ajax, Liverpool, MU (Manchester United), ini kan mereka masih nyewa punya Pemda. Mungkin maintenance Pemda juga terbatas Oleh sebab itu makanya kemarin Presiden (Jokowi) akan melakukan renovasi renovasi sesuai dengan aturan yang mendekati atau sama dengan FIFA," paparnya.

Namun ia mengakui telah berkomunikasi dengan FIFA terkait perbaikan manajemen stadion hingga persepakbolaan Indonesia secara menyeluruh, termasuk manajemen suporter.

 Tragedi Kanjuruhan

"FIFA akan memberikan pendampingan semua sistem persepakbolaan Indonesia baik pengamanan, suporter dan lain sebagainya," bebernya.

Tetapi saat akan ditanya mengenai desakan mundur dari jabatan Ketum PSSI, ia memilih diam dan meninggalkan awak media sambil berjalan cepat di area luar Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini