“Pertama kontruksinya ini (Pasal) 359 karena kesalahannya menyebabkan kematian atau 360 karena kesalahannya menyebabkan luka-luka. Lalu siapa yang bertanggung jawab? Tentunya yang melakukan perbuatan di lapangan, apakah yang menendang, atau yang menyemprot,” jelas Suparji Ahmad dikutip dari Youtube Official iNews, Rabu (5/10/2022).

“Pada sisi yang lain juga ditarik pada pasal 55 ayat 1 angka 1 tentang turut serta, dalam hal ini penyelenggara, misalnya PT LIB, atau penanggung jawab yang lebih tinggi, dalam hal ini PSSI. Jadi ini adalah pertanggung jawaban dalam konteks terjadinya satu fakta yakni ada ratusan orang tewas dan luka-luka,” tambahnya.
“Pada sisi yang lain aparat penegak hukum misalnya, dalam hal ini kepolisian, yang secara faktual menggunakan kekuatan yang berlebihan dan tidak proporsional, kekuatan yang menyebabkan luka, pingsan dan kematian, nah ini juga dalam konteks dimintakan pertanggungjawaban. Sekali lagi kita bicara fakta, alat bukti dan pertanggungjawaban,” tuturnya.
Lebih lanjut, Suparji Ahmad memaparkan bahwa yang bertanggung jawab atas kasus tersebut bukanlah koorporasi ataupun organisasinya, tetapi merujuk pada perorangan. Itu artinya, akan ada sosok individu dari PSSI atau PT LIB yang mungkin bakal dijadikan tersangka untuk mempertanggungjawabkannya.
“Kalau kita baca 359 subjeknya itu kan ‘barang siapa’ yang artinya menyangkut orang perorangan dan kemudian sanksinya adalah penjara atau kurungan. Karena konteksnya KUHP berarti subjek hukumnya perorangan, bukan kooperasi atau instritusi. Oleh karena itu representasi dari organisasi itulah yang dimintakan pertanggungjawaban,” papar Suparji Ahmad.
Publik sendiri telah berhari-hari menginginkan Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, untuk mundur dari jabatannya sebagai bentuk tanggung jawabnya atas Tragedi Kanjuruhan. Namun, sampai hari ini hal tersebut tak dilakukannya.
(Dimas Khaidar)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.