Share

Berbeda dengan Kondisi Laga Arema FC vs Persebaya Surabaya yang Berakhir Ricuh, Pertandingan di Jepara Justru Sholawatan di Stadion

Quadiliba Al-Farabi, MNC Media · Minggu 02 Oktober 2022 06:46 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 02 49 2678979 berbeda-dengan-kondisi-laga-arema-fc-vs-persebaya-surabaya-yang-berakhir-ricuh-pertandingan-di-jepara-justru-sholawatan-di-stadion-ZHph5myiTg.jpg Laga Persijap Jepara vs Persela Lamongan berakhir sama kuat 2-2. (Foto: Instagram/perselafc)

JEPARA - Korban berjatuhan usai laga Arema FC vs Persebaya Surabaya berakhir 2-3 di Stadion Kanjuruhan, Malang pada pekan ke-11 Liga 1 2022-2023, Sabtu 1 Oktober 2022. Padahal di hari yang sama, ada laga Persijap Jepara vs Persela Lamongan yang justru berjalan damai, hingga bersholawatan di Stadion Gelora Bumi Kartini.

Berdasarkan kabar yang diunggah pemilik akun Twitter @harrissuhud, ia memperlihatkan cuplikan video suasana penuh kedamaian di tribun penonton laga Persijap vs Persela tersebut. Satu yang unik, di saat bersamaan lantunan musik sholawatan mengisi penjuru stadion.

Momen ini diduga terjadi pada saat laga Persija Jepara vs Persela Lamongan dalam lanjutan Liga 2 2022-2023. Laga itu berakhir sama kuat 2-2.

Persijap Jepara vs Persela Lamongan

Terlihat mulai dari laki-laki, perempuan dan anak-anak terlihat santai dan tertib menonton tim kebanggaannya yang sedang bertanding. Terdengar juga sayup-sayup dari mereka yang juga melantunkan sholawat mengikuti musik pengiring tersebut.

Meski begitu, ini tidak bisa menutup duka mendalam dari apa yang terjadi di Stadion Kanjuruhan Malang. Sebab, insiden tersebut dikabarkan memakan lebih dari 127 korban jiwa meninggal dunia.

Adapun kronologis kejadian tersebut bermula dari tim tuan rumah menderita kekalahan dari musuh bebuyutannya tersebut. Arema FC kalah dengan skor 2-3.

Seketika ratusan suporter tumpah ruah ke dalam lapangan.

127 korban meninggal pascalaga Arema FC vs Persebaya Surabaya (Aviristia Midaada/MPI)

Kerusuhan menjadi-jadi saat para suporter itu harus bentrok dengan pihak kepolisian yang mencoba membuyarkan. Aksi baku hantam antara pihak kepolisian dan suporter pun tak terelakkan.

Situasi semakin mencekam ketika pihak kepilisian mulai menembakkan gas air mata ke salah satu sisi tribun. Dikabarkan dari situ, banyak suporter yang terinjak-injak hingga kehabisan nafas.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini