Share

5 Penyebab Curacao Kalah 2-3 dari Timnas Indonesia, Nomor 1 Efek Taktik Gila Shin Tae-yong!

Ramdani Bur, Okezone · Minggu 25 September 2022 06:07 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 25 51 2674393 5-penyebab-curacao-kalah-2-3-dari-timnas-indonesia-nomor-1-efek-taktik-gila-shin-tae-yong-cJgKtiEmuu.jpg Berikut 5 penyebab Curacao kalah 2-3 dari Timnas Indonesia. (Foto: PSSI)

SEBANYAK 5 penyebab Timnas Curacao kalah 2-3 dari Timnas Indonesia akan dibahas dalam artikel ini. Curacao yang bertandang ke Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Sabtu, 24 September 2022 malam WIB, harus bertekuk lutut dari tuan rumah.

Gol-gol Curacao dalam laga ini dilesakkan Rangelo Janga pada menit kedelapan dan Juninho Bacuna (25’). Sementara itu, gol-gol Timnas Indonesia dicetak Marc Klok (18’), Fachruddin Aryanto (22’) dan Dimas Drajad (56’). Lantas, apa saja penyebab Curacao tumbang dari Timnas Indonesia, meski unggul 71 anak tangga di ranking FIFA?

Berikut 5 penyebab Curacao kalah 2-3 dari Timnas Indonesia:

5. Minim Persiapan

Timnas Indonesia vs Curacao

Pelatih Timnas Curacao, Remko Bicentini, mengakui minim persiapan sebagai salah satu alasan timnya kalah 2-3 dari Timnas Indonesia. Sekadar diketahui, skuad Curacao baru tiba di Indonesia pada Rabu, 21 September 2022 malam WIB.

Leandro Bacuna dan kawan-kawan hanya mempunyai sekira tiga hari untuk beradaptasi dengan cuaca yang ada di Indonesia. Kondisi itu tentu menyulitkan personel Curacao yang mayoritas mentas di kompetisi-kompetisi Eropa.

4. Bek Tangguh Timnas Indonesia

Timnas Indonesia vs Curacao

Trio Fachruddin Aryanto, Rachmat Irianto dan Elkan Baggott, sanggup meminimalisir peluang yang didapatkan Curacao. Tercatat sepanjang laga, Rangelo Janga dan kawan-kawan hanya mencitptakan tiga shot on target.

Hal itu karena tiap kali pemain-pemain Curacao ingin melepaskan tendangan, dua sampai tiga pemain Timnas Indonesia langsung menutup ruang gerak Juninho Bacuna serta kolega. Tak heran trio di atas, dimainkan full 90 menit oleh Shin Tae-yong.

3. Daya Serang Luar Biasa Timnas Indonesia

Timnas Indonesia

Lini serang Timnas Indonesia masuk kategori luar biasa. Menurut catatan statistik, Dimas Drajad dan kawan-kawan membuat sembilan shot on target.

Lini tengah dan depan Timnas Indonesia juga sanggup memanfaatkan kelemahan Curacao. Terbukti, seluruh gol Timnas Indonesia tercipta setelah memanfaatkan celah di ruang kosong antara dua bek tengah Timnas Curacao.

2. Strategi Remko Bicentini Tak Berjalan

Timnas Indonesia

Remko Bicentini mengakui strateginya tak berjalan secara maksimal. Di 20 menit awal, Remko Bicenti mengakui sudah mulai menemui ritme permainan timnya.

Sayangnya di saat bersamaan, strategi pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, justru semakin ganas. Alhasil, Remko Bicentini kesulitan mengembangkan permainan.

1. Taktik Gila Shin Tae-yong

Shin Tae-yong

Taktik gika Shin Tae-yong terlihat dalam laga ini. Sepanjang 90 menit pertandingan, Shin Tae-yong menginstruksikan Marc Klok dan kawan-kawan melakukan high pressing.

Terbukti, setiap kali pemain Curacao menguasai bola, setidaknya ada satu atau dua pemain Timnas Indonesia yang langsung melakukan pressing. Hal itu praktis menyulitkan pemain-pemain Curacao untuk mengembangkan permainan.

Satu hal yang pasti, kemenangan ini membuat Timnas Indonesia naik keperingkat 153 dunia menggeser Maladewa, Afghanistan dan Yaman. Jika kembali menang atas Curacao pada Selasa, 27 September 2022, Timnas Indonesia akan naik ke urutan 152 dunia.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini