Share

Atletico Madrid Minta Pihak Berwajib Tindak Tegas Suporternya yang Rasis kepada Vinicius Junior

Quadiliba Al-Farabi, MNC Media · Rabu 21 September 2022 10:45 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 21 46 2671792 atletico-madrid-minta-pihak-berwajib-tindak-tegas-suporternya-yang-rasis-kepada-vinicius-junior-4QMPZkz2NT.JPG Vinicius Junior mendapat perlakuan rasis di laga Atletico Madrid vs Real Madrid (Foto: REUTERS)

ATLETICO Madrid minta pihak berwajib tindak tegas suporternya yang rasis kepada Vinicius Junior. Pihak klub mengecam oknum suporter yang melukai hati Vinicius Junior lewat tindakan rasis dan telah melaporkannya kepada pihak berwajib.

Nyanyian rasis dari para pendukung Atletico Madrid didengungkan ketika laga derbi kontra Real Madrid terlaksana di Estadio Wanda Metroplitano, Senin 19 September 2022 dini hari WIB. Beberapa orang terdengar menyanyikan chants dengan menyebut “Vinicius adalah monyet”.

Vinicius Junior

Tak hanya itu, mereka juga membawa boneka berwajah hitam dengan dandanan bak badut yang dipermalukan. Banyak yang memaknai bahwa ini merepresentasikan Vinicius dengan hinaannya.

Pihak Atletico dalam laman resminya mengutuk tindakan tersebut. Mereka berjanji bekerjasama dengan pihak berwenang untuk mengidentifikasi mereka yang bertanggung jawab.

"Klub kami selalu dikenal sebagai ruang terbuka dan inklusif bagi para penggemar dari berbagai kebangsaan, budaya, ras, dan kelas sosial, dan beberapa tidak dapat menodai citra ribuan dan ribuan penggemar Atleti yang mendukung tim mereka dengan penuh semangat dan rasa hormat. untuk lawan mereka," kata klub tersebut.

"Nyanyian ini memprovokasi penolakan dan kemarahan yang sangat besar. Kami tidak akan membiarkan siapa pun bersembunyi di balik warna kulit kami untuk mengucapkan penghinaan yang bersifat rasis atau xenofobia,” lanjutnya.

Fede Valverde mencetak gol ke gawang Atletico

Sebelumnya, kecaman sudah datang duluan dari pihak La Liga. Mereka juga akan bekerja sama dengan klub dan pihak berwenang membawa kasus ini ke pengadilan.

Dari tindakan rasis sebelum laga itu memancing kegeraman Vinicius di lapangan. Salah satu bentuknya, setelah sesama pemain kulit hitam Brasil Rodrygo mencetak gol pertama, dia dan Vinicius melakukan gerakan seperti samba. Ini berarti memenuhi janji mereka untuk terus menari meskipun dihina.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini